Selasa, 23 Juni 2015

Panjang dan Melenakan, Hati-Hati Lintasi Cikapali!

CikapaliBaru seminggu dioperasikan, sudah banyak korban rebah di jalan Tol Cikopo-Palimanan. Tol yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 3 Juni 2015 lalu memang terdiri dari lintasan-lintasan lurus dan panjang. Sehingga pengemudi bisa terlena, mengantuk, dan rawan kecelakaan. irektur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) Hediyanto W Husaini memberi keterangan bahwa ia telah menurunkan tim untuk meneliti penyebab kecelakaan. "Hasilnya, sebanyak 90 persen kecelakaan berasal dari arah timur ke barat atau dari arah Surabaya ke arah Jakarta. Mereka juga kami interview, ternyata kalau biasanya mereka berhenti untuk istirahat, tapi karena tol ini panjang dan lurus terus. Mereka kurang istirahat dan akhirnya kelelahan," ujar Hedi di Jakarta, Senin (22 Juni 2015) seperti dikutip jpnn. Tol Cikapali ini juga kurang rambu-rambu atau papan pemberitahuan yang menghimbau pengemudi untuk beristirahat. Apalagi hanya baru ada satu rest area di tol yang dinobatkan sebagai tol terpanjang di Indonesia itu. "Nanti akan kami tambah tempat rest area dan pemberitahuan untuk istirahat kalau mengantuk agar tidak membahayakan," janji Hedi. Rencananya ada empat rest area di tol ini. Yakni di KM 86, 102, 130, dan 164. Dari empat rest area hanya dua yang dilengkapi SPBU, yaitu di KM 102 dan 164. Namun SPBU yang sudah dioperasikan baru di KM 102. Sementara rest area di KM 164 masih dalam tahap pengerjaan. Penerangan jalan pun minim, kecuali di dekat gerbang tol.  Di beberapa titik, petugas masih terus melakukan pengerjaan untuk menyempurnakan jalan tol sepanjang 116 kilometer itu. Waspada juga terhadap hewan liar yang kadang secara tak terduga melintas di jalan tol ini.

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1J1ygAW

Tidak ada komentar:

Posting Komentar