Selasa, 30 Juni 2015

Menjadi Perusak Optimisme, Kamu kah Itu?

menjadi-perusak-optimisserambiMINANG.com – Dalam buku Pilar-Pilar Asasi, Syaikh Rahmat Abdullah menulis tentang fabel tikus dan kucing.

Ceritanya demikian.

Sekumpulan tikus berkongres. Tema sentral: bahaya kucing yang mengancam kelestarian bangsa tikus. Banyak usulan cemerlang, tetapi semuanya termentahkan. Dari usulan mengkarantina anak-anak tikus, sampai perondaan yang kontinyu. Akhirnya, seekor tikus junior mengajukan usulan “jenius” yang mencengangkan.

“Leher setiap kucing diberi lonceng yang nyaring bunyinya agar anak-anak kita bisa segera masuk ke dalam lubang perlindungan.”

Usulan ini disambut dengan antusias sebagai usulan yang jenius.

Ketika semua puas, seekor tikus senior berujar, “Ar ra’yu shahih. Wa lakin man yualliqul jaras?”

“Usulannya benar, tetapi siapa gerangan yang akan menggantungkan lonceng itu?”

Semua tikus tertegun kembali dengan putus asa.

****

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari fabel di atas?

Dalam sebuah komunitas, akan selalu ada orang yang cenderung merusak optimisme kolektif. Kearifan dan pada saat yang bersamaan keputusasaan. Juga kecerdasan berbayang-bayang egosentris. Dalam implementasi, terkadang kelompok pesimistik mematahkan optimisme kolektif yang sudah terbangun rapih.

Mau buat acara bakti sosial dibilang nanti bisa riya. Mau ngisi pengajian dibilangnya “Emang kamu ini siapa mau ngajari mereka? Ustadz bukan, kiai bukan?”. Mau bikin pelatihan buat remaja biar kerjaannya gak cuma mabok-mabokan, dibilangnya “Trus kalo nanti mereka udah jago dan bisa cari duit sendiri, emang kamu bisa jamin mereka gak mabok lagi?”

Sepanjang zaman, akan selalu ada orang yang “settingannya” begitu. Mereka bisa berwujud seorang tokoh senior, pemuka agama, politisi, aparat keamanan, atau bahkan jihadis media sosial yang berseliweran di linimasa kita. Komentar mereka sekilas terdengar bijak tapi sebenarnya menyimpan fatalisme yang kuat. Fatalisme yang membuat kita takut untuk beramal dan akhirnya diam tanpa berbuat apapun. Akhirnya, kita berhenti pada tataran wacana dan tak pernah beranjak ke medan kerja nyata.

Lalu bagaimana cara kita menyikapinya?

Allah memberikan petunjuk di surat At Taubah ayat 105 yang artinya:

“Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Bekerjalah. Itu saja solusinya. Dalam ayat lain, Allah juga berfirman dalam Ali Imran 159 demi melengkapi ayat di atas:

“Jika kamu telah berazzam (bertekad) maka bertawakallah (berserahlah) kepada Allah.”

Bertekad, bekerja, bertawakkal. Itu golden rulenya.

Selamat beramal. Masih ada dua pekan lebih ramadhan.

Wallahu muwafiq illa aqwamit thariq

Posting Menjadi Perusak Optimisme, Kamu kah Itu? ditampilkan lebih awal di Serambi Minang.



Sumber : Serambi Minang http://ift.tt/1C7N5CI

JPRMI Gembleng Motivasi Baca Qur’an Remaja Masjid Semarang Timur

Semarang, Jowonews.com – Ikatan Remaja Masjid Al Hikmah (IKREMA) Rejosari mengadakan acara Training Motivasi Ramadhan 1436 H bekerjasama dengan Jaringan PemJPRMIuda dan Remaja Masjid Indonesia ( JPRMI ) Semarang Timur dan KREND Indonesia. Acara tersebut telah mengundang sebanyak 50 remaja putra dan putri.

Menariknya, acara dibuka dengan pembacaan Al Quran ini mendapat sambutan dari JPRMI dan Ketua Takmir Masjid Al Hikmah. Materi motivasi baca Qur’an yang diisi oleh Dimas Anafadli ternyata juga mendapat sambutan baik oleh takmir masjid.

Ketua JPRMI Semarang Timur, Kusdaryanto, saat memberikan sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak dan mitra atas dukungan sehingga terselenggara acara training motivasi baca Qur’an ini.

Acara ini mengusung nilai Spirit of Change membaca Al Qur’an di bulan Ramadhan bertujuan untuk membangun karakter kemandirian muslim dan sekaligus untuk mengisi kegiatan positif remaja masjid. Kegiatan yang diisi dengan membaca Al Qur’an selama bulan Ramadhan ini dimulai pada pukul 09.00-13.30 WIB di Masjid Al Hikmah Kanalsari Raya Kelurahan Rejosari Semarang Timur, Minggu.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan seluruh pihak atas suksesnya acara ini, semoga sinergi ini akan terus berlanjut dalam membangkitkan remaja masjid yang mulai redup kiprahnya membangun syiar Islam,” tutur Kusdaryanto.

Tidak ketinggalan pula dari pihak Takmir Masjid Al Hikmah, Harjuno dalam sambutannya juga mengaku senang bisa mendukung acara training motivasi baca Qur’an ini, karena remaja sekarang tak seperti remaja dulu, harus terus dimotivasi agar selalu berkarya.

“Saya senang saat melihat kalian (remaja) hadir dalam training motivasi baca Qur’an ini, karena ada pengganti generasi Islam yang lebih baik,” tutur Harjuno.

Salah seorang peserta, Danang juga merasa senang dengan adanya training motivasi Qur’an ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, lebih tahu tentang karakter diri dan lebih percaya diri,” katanya. (JN03)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1KpMQDZ

Yu Nani

wpid-krisis-yunani.jpg.jpegNegerinya Yu Nani adalah negeri kecil di Eropa. Penduduknya cuma kurang lebih 11 juta jiwa. Pendapatan perkapitanya sekitar $22.000 AS. Dulu, negeri Yu Nani adalah bangsa besar. Sejak 2.200 tahun sebelum masehi, bangsa Minos sudah punya rancang bangun, seni, dan karya literasi yang maju. Sekarang, negeri Yu Nani sedang jadi cerita. Negeri yang bangkrut. Default. Akumulasi pinjaman pemerintah mencapai 160% dari Gross Nasional Product. Negerinya Yu Nani diprediksi perlu waktu minimal 10 tahun untuk membayar utangnya, dengan catatan tanpa membangun apa pun. Sedih. Selain krisis keuangan, perbankan, korupsi jadi penyakit bagi negerinya Yu Nani. Mark up harga dan pemborosan jadi hal yang jamak. Fakelaki. Amplop kecil jadi simbol korupsi di negaranya Yu Nani. Negeri Yu Nani sudah melakukan sinering gaji pegawai, menaikkan pajak, dan memangkas anggaran militer. Mungkin mirip dengan gegap gempitanya pembahasan tentang target pajak, penghapusan sanksi, kenaikan PTKP, tarif meterai yang akan naik, tax amnesty, sampai jatuhnya Herkules di negeri ini. Dampak default negerinya Yu Nani pasti ada di negeri ini. Mungkin dimulai dari negara-negara di Eropa. Jerman mungkin antri. Penyebab utamanya, penerimaan sedikit, anggaran bengkak, dan korupsi. Secara psikologis, dunia sedang tercekam. Terpaku menatap layar. Menunggu-nunggu apakah akan benar-benar ada kisah tenteng negeri yang bangkrut di era ini? Saya tidak tahu. Eko Novianto

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1BWyUzS

Pernikahan Sejenis Langgar Konstitusi Indonesia

pasangan lgbtBaru-baru ini pernikahan sesama jenis kembali menjadi pembicaraan yang hangat baik di media cetak maupun elektronik. Pro kontra terhadap pernikahan sesama jenis memang sejak lama dibicarakan khalayak ramai. Namun tepatnya pekan kemarin media massa kembali memblow-up berita terkait pernikahan sesama jenis. Pasalnya pada hari Jum’at (26/6) Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan untuk diberlakukan aturan secara nasional (sebanyak 50 Negara Bagian) pernikahan sesama jenis, dimana sebelumnya hanya 37 Negara Bagian pernikahan sesama jenis ini secara sah diberlakukan. Di Indonesia, beberapa publik figur mendukung dan bergembira atas putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat ini. Mereka seakan menanti aturan tersebut juga diberlakukan di Indonesia. Namun, sebagian besar juga menolak dan ada yang anti terhadap pernikahan sesama jenis ini. Advokat yang juga aktivis Hak Asasi Manusia dari SNH Advocacy Center, Sylviani Abdul Hamid merupakan salah satu pihak yang menolak dan keberatan apabila aturan tersebut diberlakukan di Indonesia. Dia menegaskan bahwa Indonesia tidak dapat memberlakukan pernikahan sesama jenis ke dalam bentuk peraturan, sebab menurutnya pernikahan sesama jenis sangat bertentangan dengan Konstitusi Indonesia. Konstitusi (UUD 1945-red.) menurutnya menganut asas Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana di sana tercermin bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang beragama. Sebagai bangsa yang beragama, maka sudah sepantasnya menolak pernikahan sesama jenis yang merupakan perilaku menyimpang. “Sebagai Bangsa yang beradab tentu bangsa Indonesia dan juga agama-agama yang ada di Indonesia menolak penyimpangan seksual sebagian kaum hedon ini,” tegas Sylvi “Undang-undang yang ada pun telah tegas menutup celah bagi pernikahan sesama jenis ini,” sambung Direktur Eksekuti SNH Advocacy Center ini. Dia mencontohkan aturan tentang Perkawinan misalnya Pasal 1 telah dengan tegas mengatakan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Ungkap Sylvi seraya mengutip Pasal 1 dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. “Undang-undang ini merupakan perwujudan dan bentuk komitmen dari segenap Bangsa Indonesia dalam rangka membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mengedepankan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagaimana dimuat dalam Konstitusi kita,” lanjut Sylvi sebagaimana dihubungi melalui telepon selulernya pada hari Selasa (30/6). Menurutnya budaya dan agama-agama di Indonesia juga sepakat bahwa perkawinan sesama jenis merupakan sebuah aib dan perbuatan amoral yang harus ditolak bahkan dikategorikan sebagai perbuatan dosa. “Indonesia memang bukan Negara agama, tapi menganut asas Ketuhanan Yang Maha Esa dimana nilai-nilai keagamaan harus dikedepankan, disamping itu Budaya Timur kita juga menjunjung tinggi etika dan moralitas Bangsa oleh karenanya sudah sepantasnya Indonesia melarang pernikahan sesama jenis ini,” tutup Sylvi.

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1CI53pR

Madzhab Cinta Shahabat

wpid-nuhero.jpg@ Catatan Ramadhan Shahabat adalah orang yang bertemu dengan rasul, beriman terhadap risalahnya dan meninggal dalam kondisi muslim. Jika semua sarat itu terpenuhi, maka ia layak dimasukkan dalam kelompok shahabat. Dalam perkembangannya, shahabat diklasifikasikan dengan sifat dan karakteristik tertentu, seperti shahabat besar, assabiqunal awwalun, golongan muhajirin dan anshor, masuk islam sebelum atau sesudah hijrah dan/atau fathu makkah dll. Ekspresi Cinta Golongan nahdliyin sudah lama dikenal menghidupkan dan meneruskan tradisi amaliah para shahabat. Mulai dari adzan jumát dua kali, pemakaian gelar sayyid, dzikir berjamaáh sampai tradisi membaca surat al áshr saat mengakhiri suatu majelis. Selama ramadhan, kita menyaksikan eskpresi cinta yang sangat besar dari kaum nahdliyin kepada para shahabat nabi. Diantaranya : Imsak. Imsak berfungsi sebagai “lampu kuning” bagi mereka yang tengah santap sahur agar bersegara menyelesaikan sahurnya dan bersiap menunaikan shalat subuh. Rasul dan para shahabat menjaga batasan antara sahur dengan waktu subuh sekitar 50 ayat. Dari situlah perhitungan imsak dimulai. Bilal. Bilal adalah shahabat nabi yang menjadi muadzin rasulullah. Dalam tradisi shalat tarawih kaum nahdliyin, ada seorang yang khusus ditunjuk menjadi Bilal. Tugasnya mulai dari adzan isya sampai memimpin taradhi saat jeda shalat tarawih. Taradhi Shahabat. Dalam jeda shalat tarawih, kaum nahdliyin mengisinya dengan membaca doa, taradhi shahabat dan shalawat nabi. Yang sering disebut adalah 4 khalifah nabi yaitu Abu Bakar, Umar, Ustman dan Ali. Saat nama mereka disebut oleh bilal, serentak jamaáh menjawab : “Radhiyallahu ánhu”. Rakaát Tarawih. Shalat tarawih pada masa rasul tidak ditentukan jumlahnya. Pada masa Umar, shalat tarawih ditetapkan berjumlah 20 rakaát dan menjadi ijma sukuti para shahabat. Jumlah rakaát tarawih yang 20 menjadi pegangan kaum nahdliyin dan “saudaranya” di masjidil haram dan masjid nabawi hingga saat ini. Cinta Shahabat & Ahlul Bait Mencintai dan memuliakan ahlul bait adalah perintah nabi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam. Diantara dzuriyah nabi, kelak ada yang akan menjadi Imam Mahdi. Kaum nahdliyin sangat menghormati para habaib sebagai bagian dzuriyah nabi. Kaum nahdliyin meyakini sepenuhnya bahwa mencintai shahabat dan ahli bait adalah satu paket, tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Salah besar jika ada golongan yang mengaku mencintai ahlul bait tapi menistakan para shahabat. Mulai dari menghina, mencaci maki sampai mengkafirkan para shahabat. Kaum nahdliyin dididik dan dibesarkan sebagai golongan yang mencintai shahabat nabi (dan ahlul baitnya). Dan hal itu diekspresikan secara nyata dalam amaliah kesehariannya, baik dibulan ramadhan maupun diluar ramadhan. Seruan Batil Sulit dipungkiri bahwa kaum nahdliyin juga memiliki beragam kesamaan dengan kaum syiah. Mulai dari lirik qasidah sampai penghormatannya kepada para kyai. Sampai-sampai Alm Gus Dur pernah berkata secara hiperbolis “NU adalah syiah minus imamah”. Namun, upaya untuk menyatukan keduanya adalah hal yang mustahil, sampai kiamat sekalipun. Baik diserukan oleh pihak luar maupun internal NU. Baik atas nama HAM, Pluralisme maupun bungkus Islam Nusantara. Karena kaum nahdliyin diajarkan memuliakan shahabat sedang kaum syiah ajarannya menistakan shahabat.

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1dvyIMo

Solo Siapkan Lima Rest Area untuk Pemudik

rest area soloSolo, Jowonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kota Surakarta menyiapkan lima rest area di daerah itu untuk menyambut para pemudik Lebaran 2015.

Menurut Kepala Dishubkominfo Kota Surakarta Yosca Herman Sudrajat di Solo, Selasa, mengatakan lima rest area atau tempat istirahat pemudik di Kota Solo tersebut, akan didirikan di Jalan Bayangkara Tipes, Jalan Adi Sucipto Kerten, Jalan Ir. Sutami Jurug, Jalan Kolonel Sugiyono Nusukan, dan Jalan Slamet Riyadi Purwosari.

Dikatakan Yosca, lima rest area tersebut sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas karena faktor kelelahan pemudik setelah menempuh perjalanan jauh.

“‘Rest area’ di Jalan Adi Sucipto (Kerten) dan Jalan Slamet Riyadi (Purwosari) untuk pemudik yang masuk kota dari arah Jakarta/Semarang/Yogyakarta, di Jalan Bayangkara pemudik dari arah Wonogiri, di Jalan Ir. Sutami pemudik dari arah Surabaya, serta Jalan Kol. Sugiyono pemudik dari arah Kudus/Purwodadi/ Blora,” katanya.

Dia mengatakan petugas rest area dari Dishubkominfo dan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta tersebut, akan melayani pemudik yang sakit akibat perjalanan jauh. Selain itu, pemudik yang singgah di rest area juga disiapkan tempat tidur untuk istirahat sementara di tenda, telepon flexi gratis, bengkel kendaraan, layanan kesehatan dan info mudik atau peta perjalanan.

“Kami mendirikan rest area itu, mulai H-7 Lebaran atau tanggal 10 Juli 2015. Tempat istirahat pemudik ini akan berdiri hingga H+7 Lebaran 25 Juli mendatang,” katanya.

Pihaknya memprediksi jumlah pemudik dengan kendaraan pribadi pada 2015 mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Jumlah kendaraan pribadi baik arus mudik maupun balik Lebaran 2014 dari hasil pemantauan di Kota Solo dengan kendaraan pribadi yang melintas mencapai sekitar 7.666.194 unit, dan tahun ini diprediksi sekitar 8.432.813 kendaraan,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengantisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas di Kota Solo dengan mengarahkan pemudik ke jalan pinggir kota, baik pemudik dari Jakarta (barat) maupun Surabaya (timur). Dishubkominfo akan memasang 96 rambu portabel untuk memberikan petunjuk arus mudik agar tidak salah arah, sedangkan rambu yang sudah terpasang sebelumnya 936 unit. (JN03)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1R20R01

Israel Akhirnya Menyerah oleh Aksi Adnan

Khader Adnan melakukan aksi mogok makan yang membuat Israel menyerah.Aksi Pemimpin Kelompok aktivis Jihad Islam Palestina, Khader Adnan akhirnya membuat Israel menyerah. Adnan yang melakukan mogok makan selama dalam tahanan Israel menghentikan aksinya pada Senin (29/6) setelah Israel mengalah dan berjanji akan membebaskan dirinya. Langkah Israel ini dilakukan karena khawatir jika Adnan tewas, akan berpengaruh gencatan senjata antara Palestina dan Israel sehingga Gaza akan kembali memanas. Ketua Klub Tahanan Palestina, Qadoura Fares, mengatakan kesepakatan telah tercapai. Adnan telah mengakhiri mogok makannya dan akan dibebaskan (12/7) mendatang.Adnan (37) harus dirawat karena berada dalam kondisi kritis. Dia tak memakan apa pun sejak 4 Mei 2015. Israel menangkap Adnan pada Juli tahun lalu untuk ke 10 kalinya. Dia ditahan tanpa adanya pengadilan. Adnan ditahan secara administratif. Israel beralasan penahanan Adnan dilakukan untuk mencegah kekerasan. Adnan adalah seorang ayah dari enam orang anak yangbermukim di Tepi Barat, Jenin. Sebelumnya, Israel pernah membuat undang-undang pemaksaan makan bagi tahanannya. Namun, pencegahan mogok makan seperti itu tidak berhasil karenamendapat kecaman dari serikat dokter nasional. Undang-undang tersebut dinilai melanggar komitmen kode etik. Adnan juga dikenal sebagai tokoh penting dari Kelompok Jihad Islam yang berpusat di Tepi Barat. Seperti kelompok Hamas, Jihad Islam juga menentang kesepakatan damai antara Palestina dan Israel. Jihad Islam bertujuan untuk mengancurkan Israel. Adnan mogok makan selama 55 hari. Istrinya mengatakan, Adnan akan dilepaskan selama dua pekan ke depan. Istrinya Randa telah mengunjungi suaminya di sebuah rumah sakit Israel. Dia kehilangan banyak berat badan dan terlihat seperti anak kecil. Kelompok HAM Israel B'Tselem mengatakan, Israel telah melakukan pelanggaran hukum internasional karena melakukan penahanan tanpa pengadilan. Mereka telah menahan 5.500 tahanan Palestina yang 396 tahanan tanpa pengadilan. (Awa/republika)

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1IKfknx

Lima Waduk di Jateng Alami Kekeringan Akibat Kemarau

waduk gunungrowoSemarang, Jowonews.com – Lima dari total 39 waduk yang di Jawa Tengah memasuki musim kemarau tahun ini mulai mengering. Hal itu membuat Pemprov Jateng khawatir hal itu mengganggu hasil panen di sektor pertanian.

“Tiga dari lima waduk yang mengering itu berada di Kabupaten Sragen, yaitu Waduk Brambang, Blimbing, dan Botok, sedangkan dua waduk lainnya yang juga mengering adalah Waduk Gunungrowo, Kabupaten Pati, serta Waduk Sanggeh, Kabupaten Grobogan,” ungkap Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Jateng Prasetyo Budhi Yuwono di Semarang, Selasa (30/6).

Menurut Prasetyo Budhi Yuwono, mengeringnya lima waduk di Jateng itu belum mengganggu pasokan air untuk pertanian di sekitar waduk. Kendati demikian, Prasetyo memperkirakan debit air di 10–15 waduk lainnya akan habis pada bulan Agustus 2015 sehingga perlu melakukan berbagai antisipasi oleh pihak terkait. “Untuk mengantisipasinya, kami sudah membuat sumur pantek dan saluran suplesi,” katanya.

Prasetyo mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya menerima laporan mengenai permasalahan pasokan air untuk lahan pertanian yang akan memasuki masa panen di Kabupaten Pati. “Untuk menyelamatkannya, kami mengambil air dari Waduk Kedungombo. Akan tetapi, aliran akan dihentikan awal Juli 2015 karena cadangan air di waduk setempat akan digunakan pada masa tanam pertama pada bulan Oktober mendatang,” jelasnya.

Guna mengatasi kekeringan di sejumlah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah diminta melakukan inovasi dan terobosan. “Inovasi tentunya tidak hanya sekadar pengadaan air bersih, tetapi juga lakukan terobosan untuk pembuatan sumur dan pipanisasi ke rumah-rumah penduduk,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng Sarwa Pramana.

Menurut dia, inovasi dan terobosan dalam mengatasi kekeringan itu juga untuk mengurangi wilayah-wilayah terdampak kekeringan secara bertahap. Selain berinovasi, seluruh BPBD di Jateng juga diminta mengidentifikasi aset yang sudah dibeli melalui dana siap pakai dan melaporkan kegiatan yang sudah dilakukan selama ini dalam upaya mengatasi kekeringan akibat kemarau. (JN03)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1R1YrP5

Kudus Hadapi Kemarau Panjang, PDAM Siapkan 300 Ribu Kubik Air Bersih

Ilustrasi Musim Kemarau. (Foto: IST)

Ilustrasi Musim Kemarau. (Foto: IST)

Kudus, Jowonews.com – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diprediksi oleh BMKG Kudus akan menghadapi kemarau cukup panjang mulai Juni hingga November 2015. 

“Kemarau panjang yang dimaksud Kudus akan menghadapi hari tanpa hujan selama 21 – 30 hari berturut-turut,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Bergas C. Penanggungan, di Kudus, Selasa (30/6).

Untuk itu, dia mempersiapkannya dengan mengadakan rapat lintas sektoral, yang dihadiri dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab, dan juga beberapa pihak swasta. Rapat dilaksanakan di kantor BPBD setempat, pada Senin siang.

“Yang hadir dari dinas pertanian, pemadam kebakaran (Damkar), perwakilan sembilan kecamatan di Kudus, dan juga perwakilan lima perusahaan besar yang ada di Kota Kretek,” ujarnya..

Menurut Bergas, dalam menghadapi kemarau panjang, setidaknya tiga hal yang harus diantisipasi. Pertama, kekurangan aor bersih di permukiman, kedua kekurangan air untuk menunjang pertanian. Serta meningkatnya kewanan kebakaran.

Dipaparkan, untuk antisipasi kekurangan air bersih di permukiman, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang tidak mengalami kekeringan bisa berbagi air besih. Di samping itu, pihaknya juga meminta kepada perusahaan-perusahaan besar di Kudus, agar sebagian dana CSR dialokasikan untuk droping air bersih.

“Mereka sudah menyatakan siap, asal ada permintaan resmi dari pihak desa atau kecamatan. Masyarakat nanti juga bisa mengajukan permintaan droping air bersih kepada kami,” ujarnya.

Sementara, mengantisipasi kekeringan untuk pertanian, Dinas Pertanian, menurut dia, telah mengeluarkan imbauan agar petani menanam palawija, yang tak begitu banyak membutuhkan air. “Sedang untuk antisipasi kerawanan kebakaran, kami akan menggalakkan sosialisasi terkait itu,” ujarnya.

Disampaikan Bergas lebih lanjut, pihaknya telah memetakan daerah yang rawan kekeringan. Antara lain; Desa Kedungsari (Kecamatan Gebog), Desa Blimbing Kidul, Desa Setrokalangan, Desa Sidorekso, Desa Banget (Kecamatan Kaliwungu).

Lalu, Desa Tanjungkarang (Kecamatan Jati), Desa Kutuk dan Lambangan (Kecamatan Undaan). Desa Sidomulyo, Desa Pladen, Desa Sadang (Kecamatan Jekulo). Serta Desa Temulus, Desa Jojo, Desa Payaman (Kecamatan Mejobo). “Petanya tidak banyak berubah, masih seperti tahun sebelumnya. Yang rawan kekeringan ada di daerah cekungan,” sebut Bergas.

Petugas BPDB lain, Atok, mengatakan pihaknya mempunyai tujuh bak besar, berkapasitas ribuan liter, untuk menampung droping air. Jika diperlukan, bak-bak ini nantinya akan ditempatkan di daerah yang memerlukan. “Yang empat ready di sini, sementara sisanya masih terpasang di desa yang kemarin mengalami kekeringan. Jika dibutuhkan sewaktu-waktu bisa digeser,” ucapnya. 

 Langkah antisipasi mengahadapi musim kemarau panjang juga dilakukan perusahaan daerah air minum (PDAM) Kudus. Guna menghadapi kekeringan di sejumlah daerah, PDAM menyediakan setidaknya 300 ribu kubik air bersih. “Untuk antisipasi kekeringan, jika ada daerah yang meminta droping air bersih,” kata Direktur PDAM Kudus, Achmadi Syafa.

Ratusan ribu kubik air bersih yang disiapkan itu, ditandaskan dia, tak akan mengganggu pelayanan terhadap sekitar 32.500 pelanggan. “Untuk melayani permintaan droping, nanti kami akan berkoordinasi dengan BPBD. Sampai sekarang belum ada permintaan,” tandasnya.

Diakui, dampak musim kemarau mulai dirasakan pihaknya. Setidaknya, dari 42 sumur produksi PDAM, terdapat empat sumur yang telah mengalamai penurunan elevasi sumber air. “Meski ada penurunan elevasi air di sejumlah sumur, itu tak sampai mengganggu layanan ke pelanggan,” tutupnya. (JN04)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1LSTukQ

Anggaran Operasional Ganjar dan Heru Capai Rp 12,491 Miliar

Ganjar Pranowo Gubernur Jateng (Foto : IST)

Ganjar Pranowo Gubernur Jateng (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Penggunaan anggaran penunjang operasional gubernur dan wakil gubernur yang mencapai Rp 12,491 miliar dalam setahun menimbulkan kesenjangan antara eksekutif dan legislatif. Sebab biaya operasional gubernur dan wakil gubernur mencapai Rp 55 juta per hari, sedang pimpinan DPRD Jateng hanya Rp 60.000 per hari.

“Bedanya seperti bumi dan langit. Kepala daerah Rp 55 juta per hari, pimpinan DPRD Rp 18 juta per bulan. Padahal DPRD dan kepala daerah sama-sama unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi, Selasa (30/6).

DPRD menilai, tidak ada azas kepatutan dan keadilan dalam hal anggaran biaya operasional. Karena disparitas yang sangat mencolok. Selain itu, bila dibandingkan, ada aturan yang begitu ketat bagi DPRD untuk menggunakan anggaran operasional tersebut. Sementara penggunaan anggaran biaya operasional bagi gubernur dan wakil gubernur tergolong mudah.

“Sebagai contoh, ketika DPRD undang Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) sebagai konsultan untuk penganggaran, kami harus merogoh kocek sendiri. Begitu juga dengan ucapan-ucapan selamat atas nama DPRD. Dalam penggunaan biaya operasional, yang dibolehkan hanya bantuan yang disertai proposal,” tuturnya.

Karena itu Rukma meminta Komisi A lebih mencermati lagi penggunaan biaya operasional kepala daerah dalam APBD 2015 yang anggarannya lebih tinggi dari 2014, yakni mencapai Rp 15,7 miliar. “Biar Komisi A nanti mencermati, agar ada perbedaan dengan tahun lalu,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Ahmadi menuturkan, anggaran biaya operasional gubernur dan wagub dihitung 0,15% dari pendapatan asli daerah (PAD). Jadi dalam sebulan bisa mencapai Rp 1 miliar-Rp 1,5 miliar. Karena itu penggunaannya harus disertai dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ).

“Sebenarnya ada LPJ penggunaan anggarannya setiap bulan. Komisi A sudah minta, tapi nyatanya tidak diberi. Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah menjawab ada LPJ nya, tapi sampai sekarang tidak diberi. Mungkin ada tapi tidak diberikan ke DPRD,” paparnya.

Menurut politisi PKS ini, sebetulnya 0,15% adalah nilai maksimal anggaran. Seyogianya gubernur tidak menggunakan nilai masksimal tersebut untuk efisiensi.

“Katanya kemarin untuk beragam kegiatan sudah habis. Ini kok penyerapan biaya operasional dimaksimalkan. Diambil hanya 0,05% saja dari PAD sebetulnya bisa,” tandasnya.

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Djoko Sutrisno menyatakan, pelaksanaan dan penggunaan biaya operasional gubernur dan wakil gubernur sudah sesuai dengan PP Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah. Sesuai ketentuan tersebut, rencana kerja anggaran (RKA) dan LPJ dari Setda juga sudah ada.

“Kalau kemarin waktu rapat dengan Komisis A tidak ada LPJ dan RKA nya, mungkin karena kepala Biro Umumnya masih baru,” katanya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1R1Vq1g

KKB Tetap Solid, Anggap Omongan Seno Hanya Klaim

 

Surat Suara Pilkada

Surat Suara Pilkada

BOYOLALI, Jowonews.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar (PG) Boyolali secara tegas membantah klaim sesepuh DPC PDIP Boyolali Seno Kusumoarjo, bahwa Koalisi Boyolali Bangkit (KBB) telah pecah. Pasalnya, enam parpol yang tergabung dalam KBB, yaitu Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, PAN dan PKB sekarang ini malah semakin solid.  

“Saat ini kami justru semakin solid. Pasangan balon yang akan diusung juga sudah memasuki tahap final. Tunggu saja tanggal mainnya,”tegas Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PKS Boyolali, Tugiman B Semita kepada wartawan Selasa (30/6).

Menurutnya, persiapan di KKB sekarang ini semakin matang. Bahkan sekarang ini KBB sudah mempersiapkan tiga formasi pasangan balon untuk diusung dalam pilkada. Namun siapa saja yang mengisi formasi tersebut, Tugiman belum bersedia menyampaikan.

Komunikasi yang dibangun di KBB juga sudah dikomunikasikan dengan DPP masing-masing parpol anggota koalisi. “Jadi siapapun nanti yang akan kami usung, sudah tidak ada masalah di DPP,” katanya.

Menurut Tugiman, partainya juga tidak ada opsi untuk merapat ke PDIP dalam pilkada Boyolali. Ia meyakinkan, kabar empat parpol anggota KKB bergabung ke PDIP, dianggap sebatas klaim.

PKS bergabung dengan Golkar sudah cukup memiliki kans mengusung pasangan calon, yakni dengan 10 kursi di legislatif. Meski demikian, pihaknya tetap yakin KBB akan mampu mengusung pasangan balon dalam pilkada Boyolali untuk menghadang pasangan Seno Samodro-Said Hidayat dan pasangan independen, Cahyo Sumarso-M Yakni Anwar.

Hal yang sama disampaikan Ketua DPD PG Boyolali Fuadi. Dia mempertanyakan klaim PDIP tersebut. Menurut dia, klaim itu harus dibuktikan dengan hitam di atas putih atau MoU.

“Kalau masih tahap lobi-lobi itu wajar, parpol di Boyolali juga semuanya masih lobi-lobi, tapi apa sudah ada deal? Saya kira belum,” kata Fuadi.

Fuadi pun menyambut baik dinamika politik menjelang pilkada belakangan ini. Santernya rumor perpecahan di tubuh KBB, jajaran presidium dan pimpinan parpol anggota koalisi justru semakin solid.

Dia pun mengaku selaku partai maupun pribadi tidak ada wacana menyeberang ke PDIP. “Komunikasi politik dengan PDIP seperti yang diklaim PDIP, juga belum pernah. Tunggu saja perkembangan selanjutnya,” imbuh.

Sementara itu parpol anggota KBB yang pernah menyampaikan adanya kemungkinan menyeberang ke PDIP, diantaranya PAN dan PKB. Wakil Ketua DPD PAN Boyolali, Musthofa Syafawi, mengatakan secara pribadi lebih condong untuk mendukung Seno-Dayat. Senada dikemukakan anggota Fraksi Amanat Bangsa dan Demokrat, Dhofari. “Ya, kalau saya secara pribadi memang lebih menginginkan agar PAN bergabung dengan PDIP,” kata dia. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1R1Vq1a

Di Pilkada Wonogiri, PDIP Tarik Rp 200 Juta, KWB Gratis

 

pilkadaWONOGIRI, Jowonews.com – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 21 kabupaten/kota sepertinya menjadi praktek dagang sapi. Terbukti, di PDIP, bakal calon (balon) yang mendaftar sebagai balon bupati/wakil bupatidikenai biaya pendaftaran hingga Rp 200 juta.

Hal itu diakui Ketua DPC PDIP Wonogiri, Joko Sutopo alias Jekek. Alasanya sangat klasik. Uang tersebut dipergunakan tahapan proses penjaringan, pendaftaran dan fit and propert test serta biaya survey.

“Namun uang pendaftaran akan dikembalikan kepada bakal calon yang tidak mendapatkan rekomendasi. Sesuai dengan kesepakatan dengan bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang mendapatkan rekomendasi,”ungkap Joko Sutopo.

Kalau di PDIP balon yang mendaftar harus membayar Rp 200 juta, tidak demikian dengan di Koalisi Wonogiri Baru (KWB) yang merupakan gabungan PAN, PKS, Demokrat, PPP dan Gerindra.

Di KWB balon tidak ditarik biaya pendaftaran sama sekali, alias gratis. “Baru kali ini pendaftaran bakal calon bupati/wakil bupati gratis tis, tampa dipungut biaya. Saya sejak mendaftarkan diri sampai deklarasi tidak mengeluarkan sepeserpun,” ungkap mantan Ketua DPC PDIP Wonogiri, Wawan Setya Migraha.

Wawan yang juga mantan anggota DPRD tiga periode ini mengaku terkejut, setelah mengetahui ternyata pendaftaran balon bupati/wabup di KWB gratis. Padahal di beberapa partai lain di beberapa daerah, pendaftaran balon kepala daerah selalu dikenai uang pendaftaran dan atau uang administrasi.

Hal yang sama diungkapkan balon bupati Wonogiri Drs. H Hamid Noor Yasin MM. Menurutnya pendaftaran bakal calon kepala daerah gratis dinilai bagus dan sebagai langkah maju. “Bagus ini,” katanya.

“Saya mendaftarkan diri sebagai balon bupati dengan tujuan agar KWB mempunyai banyak alternatif balon. Juga agar masyarakat Wonogiri mempunyai banyak pilihan calon bupati yang akan memimpin Wonogiri,” kata Hamid melalui pesan singkatnya.

 Dikonfirmasi terpisah, Kordinator KWB Sunarmin menandaskan pendaftaran balon bupati/wabup gratis tampa dipungut biaya sama sekali. Karena KWB ingin menjalankan proses politik yang bersih, jujur dan sejuk. Selain itu KWB tidak ingin balon terbebani secara materi.

“Pendaftaran balon bupati dan wakil bupati sampai pelaksanaan deklarasi koalisi dan pengumuman bakal calon dibiayai dari dana iuran parpol perserta koalisi. Jadi gratis tanpa dipungut biaya sama sekali, murni iuran parpol,” tegas Ketua DPD PAN Wonogiri ini.

Kemudian, pasca muncul rekomendasi untuk pasangan balon, maka KWB akan membentuk tim pemenangan calon bersama dengan pasangan calon yang mendapat rekomendasi. “Pada tahap ini baru akan menyusun Rencana Anggaran Belanja (RAB) untuk kegiatan pemenangan calon bupati/wakil bupati,”tegasnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1JoPCbd

Presiden Soekarno Pernah Naik Hercules yang Jatuh

Pesawat Hercules yang jatuh di Medan, Sumatera Utara (Foto: voaindonesia.com)Pesawat Hercules yang jatuh di Medan, Sumatera Utara ternyata pernah dinaiki Presiden Soekarno. Hal itu disampaikan Politikus PDIP TB Hasanuddin. Menurutnya, pesawat Hercules tersebut buatan Amerika Serikat tahun 1950 silam. "Itu yang jatuh pesawat tahun 60an. Produksi 1954, saya belum lahir," kata TB di gedung DPR, Selasa (30/6/2015). "Pernah juga dipake Bung Karno. Diperbaiki-perbaiki terus, ya sekarang jatuh," tukasnya. Menurut dia, Indonesia menerima Hercules tersebut pada tahun 1960an. Sejak saat itu Indonesia hanya melakukan pemeliharaan sparepart. (Awa/inilah.com)

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1U4eqey

Hercules Jatuh, Gubernur Sumut Gotong Jenazah dan Himbau Umat Islam Sholat Gaib

Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho meninjau langsung lokasi kecelakaan peawat Hercules di Medan (foto: detik.com)Jatuhnya pesawat Hercules di Medan mengakibatkan banyak korban meninggal dunia. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dengan cepat merespon peristiwa tersebut dan menghimbau umat Islam untuk melaksanakan salat Gaib bagi para korban. Himbauan itu disampaikan Gatot usai meninjau Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Agus Supriyatna. Jenazah seluruh korban dikumpulkan guna proses identifikasi. “Atas nama masyarakat dan pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Saya mengucapkan turut berduka cita atas musibah ini, mohon doa seluruh rakyat agar korban diterima amal dan ibadahnya dan diampunkan dosa-dosanya," ujar Gubernur Gatot di rumah sakit, Selasa (30/6/2015). Gubernur Gatot memantau langsung dan mengkoordinasikan proses penanganan kecelakaan pesawat Hercules. Ketika sedang menghadiri Rapat DPRD Sumut, Gubernur langsung menuju ke lokasi kecelakaan sesaat setelah mendapat kabar. Di lokasi, Gatot ikut membantu evakuasi dan sempat ikut membopong mayat korban. Dari lokasi kecelakaan Gubernur beserta Kapolda Sumut, Pangkosek Hanudnas III Kolonel (Pnb) Arief Mustofa dan Walikota Medan Dzulmi Eldin ikut mengkoordinasikan evakuasi dan penanganan kecelakaan pesawat yang terjadi di tengah pemukiman tersebut. Pemprov Sumut dan Pemko Medan sudah menurunkan beberapa alat berat berupa eskavator untuk mengangkat reruntuhan dan puing pesawat yang menimpa bangunan tersebut. Selain itu sejumlah personel dikerahkan untuk membantu proses evakuasi. (Kur/detik)

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1GMn73U

BUMN Dapat Pinjaman Rp 650 Triliun dari China, Menteri Ini Bilang Tidak Masalah

bumnUtang sebesar Rp 650 triliun atau setara denan US$ 50 miliar diberikan China melalui China Development Bank dan ICBC kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pinjaman tersebut untuk pembangunan infrastruktur, moda transportasi hingga pembangkit listrik guna mendukung proyek-proyek yang diprogramkan oleh Presiden Joko Widodo. Menanggapi hal ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago mengatakan tidak ada masalah dengan utang tersebut. "Kalau proyek disediakan oleh swasta. Pemerintah nggak keluar uang. Kalau itu nggak ada masalah, syarat lain cuma faktor lingkungan. Kalau umpamanya swasta mengembangkan rute transportasi. Pemerintah tinggal konsetrasi di luar Jawa," kata Andrinof di Kantor Pusat BAPPENAS, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Selasa (30/6/2015). Andrinof menjelaskan, pembiayaan oleh China kepada BUMN bersifat perjanjian bisnis. Negara, kata Andrinof, tidak terlibat di dalam proses negosiasi hingga penjaminan. "Kalau itu mekanisme komersial dan di luar APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)," ujarnya. Andrinof menyebut pembiayaan oleh swasta tanpa dukungan APBN justru membantu percepatan pembangunan nasional, seperti komitmen China membiayai proyek kereta cepat rute Jakarta-Bandung. Alasannya Pemerintah tidak mampu membiayai 100% proyek dari dana APBN. Selain komitmen fasilitas kredit korporasi untuk pembiayaan infrastruktur, Andrinof menyebut ada beberapa negara donor bersedia membantu pembiayaan dengan melibatkan skema kerjasama antar negara. Pemerintah masih mengkaji tawaran dari negara mana yang memberikan bunga terendah dan jangka waktu panjang. "Sudah ada tawaran yang masuk cuma kita tinggal menentukan mana tawaran bunga yang termurah. Ada dari negara Eropa, Asia ada Korea Selatan, Jepang, China. Terus kita jajaki negara Timur Tengah seperti Qatar, Quwait, dan Saudi Arabia," ujarnya. Kita tunggu, apakah benar utang tersebut tidak masalah atau justru akan menjadi masalah besar suatu saat nanti. (kur/detik)

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1GMkUpe

Jokowi Bagikan Kartu Sakti ke Cilacap dan Banyumas

Warga menerima sebuah KIP dan KIS yang merupakan program pemerintah Jokowi-JK. Program ini ternyata membingungkan Pemerintahan Daerah.

Warga menerima sebuah KIP dan KIS yang merupakan program pemerintah Jokowi-JK. Program ini ternyata membingungkan Pemerintahan Daerah.

Cilacap, Jowonews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Cilacap dan Banyumas dengan sejumlah agenda termasuk penyerahan kartu BPJS kepada nelayan dan revitalisasi seribu pasar rakyat. Presiden Jokowi dan rombongan hadir di Kawasan Wisata Teluk Penyu, Cilacap, Selasa (30/6) pagi.

Pada kesempatan itu turut hadir Menakertrans, Menteri Kelautan dan Perikanan, Gubernur dan Wagub Jateng, Dirut BPJS, serta Bupati Cilacap. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan 2.500 alat tangkap ramah lingkungan oleh Dirut BPJS Ketenagakerjaan kepada 40 kelompok nelayan.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada 10 perwakilan nelayan dan dialog. Selanjutnya Presiden dan rombongan menuju Pasar Manis, Kelurahan Kedung Wuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, disambut Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dan Bupati Banyumas Achmad Husein.

Di Pasar Manis, Presiden sekaligus akan meresmikan revitalisasi seribu pasar rakyat dan pembangunan Pasar Manis yang juga dirangkai teleconference. Presiden di Purwokerto, Banyumas, akan menyerahkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera (KIS). (JN03)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1ROOvDK

Duh, Makanan Berbahaya Ditemukan di Wonosobo

pasar sapuranWonosobo, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo menemukan makanan kecil berbahaya yang beredar di pasaran karena mengandung rhodamin.

“Sedikitnya 15 jenis makanan kecil yang setelah diuji laboratorium bergerak Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo mengandung rhodamin B,” kata Kepala Bagian Perekonomian dan Ketahanan Pangan Setda Wonosobo Harti di Wonosobo, Senin (29/6) kemarin.

Ia mengatakan hal tersebut usai melakukan pemantauan pasar dalam rangka meningkatkan keamanan pangan menjelang Idul Fitri 1436 Hijriah di Pasar Sapuran, Wonosobo.

Kepala UPT Instalasi Laboratorium Kesehatan dan Lingkungan Dinkes Wonosobo Sumarwati mengatakan sampel makanan kecil yang diambil dari pedangan dengan cara membeli langsung menunjukkan hasil uji positif mengandung rhodamin B. “Beberapa di antara makanan tersebut adalah rengginan, cendol warna merah muda, kuping gajah merah, lanting merah, dan manisan,” katanya.

Ia menuturkan pengujian terhadap sampel makanan tersebut sengaja langsung dilakukan agar tindak lanjut terhadap pedagang yang masih menjual makanan tersebut segera bisa dilakukan. “Kami memberi imbauan langsung kepada pedagang yang bersangkutan serta meminta membuat surat pernyataan berisi kesediaan tidak akan lagi menjualbelikan lagi makanan maupun minuman berbahaya,” katanya.

Dalam upaya menekan peredaran makanan dan minuman berbahaya di pasar tradisional, pihaknya telah melakukan beragam cara, termasuk mendatangi produsen secara langsung ke pabrik. “Temuan seperti ini hampir setiap tahun terjadi, namun memang produsen maupun pedagang sepertinya kurang memperhatikan efek terhadap kesehatan konsumen,” katanya.

Ia berharap, masyarakat bisa lebih berhati-hati ketika belanja makanan dan minuman berwarna mencolok. “Makanan mengandung rhodamin bisa diuji dengan menggunakan sinar ultraviolet seperti yang biasa digunakan untuk menguji keaslian uang,” katanya. (JN03)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1LzeMpV

Mobdin Dilarang untuk Mudik PNS Pemprov

foto ilustrasi, sumber http://ift.tt/1nGdyts

foto ilustrasi, sumber http://ift.tt/1nGdyts

Semarang, Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melarang penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi pada arus mudik Lebaran 2015 oleh seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah provinsi setempat.

“Segera saya buatkan surat edaran yang melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik dan kalau nanti tetap ada yang menggunakan berarti tidak mengikuti aturan,” kata Ganjar di Semarang, Senin (29/6) kemarin.

Ganjar menjelaskan bahwa kebijakan pelarangan penggunaan mobil dinas itu berdasarkan imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi dan masukan dari sejumlah pihak. “Kecuali petugas Dishub (Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika) yang sedang bertugas, yang lain tidak usah gunakan mobil dinas,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Ganjar mengaku tidak mempermasalahkan jika kebijakan yang dikeluarkan tersebut bertentangan dengan pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi yang membolehkan PNS mudik menggunakan mobil dinas.”Kalau Menpan mengizinkan, ya saya melarang, begitu saja daripada nanti terjadi dialog yang tidak penting dan biar mobil dinas nanti ditaruh di ‘pool’,” katanya. (JN03)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1ROOvDB

Senin, 29 Juni 2015

Peran Undip Perlu Dioptimalkan, Bantu Atasi Persoalan Jateng

 

Undip (Foto : Skyscrapercity)

Undip (Foto : Skyscrapercity)

SEMARANG, Jowonews.com – Universitas Diponegoro (Undip) diminta untuk menjadi kampus yang bisa mempunyai ide cemerlang guna membantu mengatasi permasalahan yang ada di Jawa Tengah. Hal ini seperti yang diharapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Misalnya ikut berpikir menjadi road map mengatasi masalah pemerintahan, SDM, serta sektor perikanan dan kesehatan. Karena bagi kami, Undip adalah sebagai epicentrum akademis yang utama di Jawa Tengah yang idenya selalu cemerlang,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menerima kunjungan Rektor Undip Prof Yos Johan Utama beserta jajaran Civitas Akademika di Gubernuran, Senin (29/6) kemarin.

Sementara jajaran Undip yang hadir yakni Pembantu Rektor I Prof Dr Ir Muhammad Zaenuri DEA, Pembantu Rektor II Dr Darsono SE MBA Akt, Pembantu Rektor III Budi Setiyono SSos MPol, Pembantu Rektor IV Prof Dr Ir Ambariyanto MSc, Dekan FK Undip Prof Dr dr Tri Nur Kristina dan Dekan Psikologi Undip Prasetyo Budi Widodo SPsi MSi.

Ganjar mengaku senang dengan jalinan kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik antara Pemprov Jateng dan Undip. “Karena itu kita butuh pemikiran dari para akademisi yang ada di Undip untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Jawa Tengah,” tegasnya.

Sementara Rektor Undip Prof Yos Johan Utama menyambut baik ajakan gubernur untuk lebih memperkuat kerjasama dan sinergi kedua institusi ini. Karena Undip sabagai perguruan tinggi harus dapat memberikan sumbangsih pemikirannya untuk kemajuan Jawa Tengah.

“Kedatangan kami kesini juga ingin menyampaikan kepada gubernur, bahwa kami dari Undip kini telah melakukan perubahan dari Perguruan Tinggi Bedan Layanan Umum (PT BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). Dan kami meminta Gubernur Jateng bisa duduk sebagai salah satu anggota Majelis Wali Amanatnya,” imbuhnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1T066Lo

20 Ribu Orang Ikuti Mudik Gratis Pemprov

mudikSEMARANG, Jowonews.com—Pemerintah Provinsi Jateng kembali menyelenggarakan mudik gratis untuk masyarakat. Mudik tersebut direalisasikan bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang rencananya melalui tiga jalur yakni kereta, truk dan bus, serta kapal.

Pada Lebaran tahun ini, diperkirakan, terdapat 20.000 lebih penumpang yang akan ikut mudik gratis. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jateng Satriyo Hidayat.

Satriyo menjelaskan, khusus mudik dari Pemprov Jateng terdapat 48 bus sewa, ditambah 70 bus dari daerah se-Jateng, dan dari Bank Jateng 50 bus. Dengan demikian, total bus yang akan mengangkut pemudik mencapai 178 bus. Tak hanya lewat bus, Pemprov juga menyediakan kendaraan melalui kereta api dalam dua rangkaian. Tiap rangkaian berisi 608 orang.

“Masing-masing bus kapasitasnya 52 orang, dan kita sewa busnya. Untuk kereta api kita tidak melayani pengangkutan sepeda motor. Karena kita tidak berharap ada sepeda motor masuk di Jateng. Caranya daftar di masing-masing kantor perwakilan Jateng di Jakarta. Jadi siapa yang mudik, mereka nanti juga sekalian balik. Kalau di sekitar Jabar, ya menyesuaikan,” terang Satriyo, kemarin.

Pendaftaran tersebut, lanjutnya, ditutup 1 Juli. Namun, jika kedapatan kuota sudah terpenuhi, maka langsung ditutup. Untuk pemudik yang menggunakan bus dari Pemprov Jateng akan dikumpulkan di anjungan Jateng Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 12 Juli. Sementara, pemudik menggunakan kereta menggunakan dua jalur.

Jalur pertama, terus Satriyo, yakni Jalur Utara dari stasiun Senen ke Semarang pada 14 Juli pukul 07.00 WIB. Sementara, jalur kedua masih di tanggal yang sama melalui Jalur Selatan dari Stasiun Senen menuju Solo, berangkat pukul 12.00 WIB.

Mudik melalui Kementerian Perhubungan, jelasnya, menggunakan tiga jalur menuju Jateng dari Jabar dan Jakarta. Jalur tersebut yakni melalui truk, melalui kereta, dan menggunakan kapal.

Jalur melalui truk, jelasnya, target kapasitas penumpang mencapai 6.440, dan 2.800 sepeda motor. Target penumpang balik menggunakan truk 920 penumpang, dan 400 sepeda motor. Kota tujuan, di Purwokerto, Tegal, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, dan Tegal. Mereka akan diberangkatkan 10-11 Juli dari pangkalan gedung Bulog Drive I DKI Jakarta.

Pengangkutan dari Kemenhub melalui kapal, terangnya, ditarget 5.000 penumpang dengan 2.500 sepeda motor. Target arus balik sendri sama. Mereka para pemudik akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Tanjung Emas Semarang, dan diberangkatkan pada 12 Juli 2015.

“Untuk pengangkutan melalui kereta api, target yang Kemenhub diangkut ada 4.200 sepeda motor. Mereka diberangkatkan kapan masih menyesuaikan. Kita berharap tidak ada tambahan penumpang dari Jateng ke Jakarta atau Jabar. Sehingga tidak ada orang urban baru di Jakarta,” tandasnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1T068CU

Penataan Pasar Dargo Disiapkan Rp200 Juta

pasar dargoSEMARANG, Jowonews.com – Pedagang dan pengrajin batu akik di Pasar Dargo akan ditata oleh Pemkot Semarang. Anggaran sebesar Rp200 juta mulai disiapkan untuk penataan pengrajin di lantai dua pasar tersebut.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko. “Rencana seperti itu. Nantinya saya usulkan di APBD Perubahan tahun ini sebesar Rp200 juta. Kalau perbaikan kita ajukan pada tahun 2016,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, penataan tersebut dilakukan dengan tujuan supaya Pasar Dargo semakin representatif. Sekarang ini Pasar Dargo tidak hanya dipenuhi kalangan penjual dan penggemar batu akik saja. Bangunan tersebut juga ditempati para pengrajin batu akik.

“Sekarang di lantai dua itu kan ditempati pengrajin. Jadi nanti kita buatkan ruangan yang disekat-sekat serta dibuat kedap suara atau paling tidak dapat mengurangi kebisingan. Sebab di lantai dua juga ada pedagang sayur supaya tidak kebisingan dan terkena debu-debu pengrajin batu,” terangnya.

Para pengarajin batu mulia di lantai dua Pasar Dargo, tambahnya, nantinya akan diberikan tempat tersendiri. Tempat tersebut masih berada satu bangunan dalam Pasar Dargo.“Pengarajin nanti tetap berada di lantai dua. Cuma kita geser sedikit supaya tidak dekat dengan pedagang sayur. Kasihan barang jualannya sering terkena debu dan kebisingan alat dari pengarajin batu,” imbuhnya.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengakui akan melakukan penataan pasar Dargo sebagai pusat batu di Semarang. Menurutnya, sekarang ini aktivitas di dalam pasar Dargo mengalami peningkatan.

“Sekarang sangat ramai. Pemerintah juga akan berupaya melakukan perawatan dan perbaikan. Nantinya juga akan ada anggaran untuk perawatan dan perbaikan di APBD Perubahan. Kalau bentuknya, nantinya bisa diatur lewat DED lebih dulu,” tambahnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1IpmPVh

Pengembang Enggan Serahkan PSU

suharsonoSEMARANG, Jowonews.com – Pengembang di Semarang dinilai masih setengah hati dalam menyerahkan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) kepada Pemkot Semarang. Padahal itu sudah menjad kewajiban dari semua pengembang.

Hal ini terungkap dalam public hearing Pansus PSU DPRD Kota Semarang. Dalam public hearing yang dipimpin Ketua Pansus Suharsono ini muncul kekhawatiran sejumlah pengembang jika PSU yang dimiliki untuk diserahkan ke pemkot. “Jika diserahkan ke pemkot, mereka masih mempertimbangkan akses jalan yang berada dalam kawasan perumahan,” ujar Suharsono kemarin.

Menurutnya pengembang khawatir, jika akses jalan diserahkan ke pemkot maka akan menjadi jalan umum. Sehingga itu bisa menjadi akses jalan bagi warga diluar perumahan atau yang berhimpitan dengan perumahan tersebut. “Mereka beralasan jika digunakan secara bebas oleh warga diluar perumahan tentu membawa dampak,” katanya.

Dampak tersebut menyangkut soal keamanan, ketertiban lingkungan, kebersihan dan kerapihan lingkungan. Mengingat selama ini perumahan terutama yang berbentuk real estate atau cluster memang hanya mengkhususnya untuk penghuni yang bisa bebas keluar masuk. Sementara masyarakat luar atau tamu yang ingin berkunjung wajib meninggalkan KTP atau identitas lainnya.

Selain itu terkait dengan kewajiban pengembang menyediakan lahan makam juga belum ada keputusan final. Pemkot sendiri, lanjutnya, masih mengkaji secara mendalam tentang keberadaan fasilitas makam perumahan. Dimana bisa didalam kawasan perumahan, bisa diluar kawasan perumahan atau dalam bentuk kompensasi dana pada masyarakat untuk membeli lahan makam diluar kawasan. “Opsi-opsi tersebut masih kita kaji lagi, diharapkan bisa ada solusinya,” tandas politisi asal PKS ini.

Pansus berharap pemkot bisa mempermudah proses penyerahan PSU ini, sehingga pengembang tidak perlu menahan lama-lama PSU yang telah dibangun. Hingga saat ini pihaknya menilai masih banyak pengembang yang belum menyerahkan PSU untuk dikelola Pemkot.

“Pemkot harus memiliki data riil seluruh perumahan di Kota Semarang. Sehingga secara bertahap pemerintah mampu menjadwalkan kapan pengembang akan menyerahkan PSU pada pemkot,” tandasnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1IpmPV7

Relawan Yuni-Dedy Bagi Takjil, Sugiyamto Ndompleng Kegiatan Dewan

Kusdinar Untung Yuni Sukowati foto: krjogja.com

Kusdinar Untung Yuni Sukowati foto: krjogja.com

SRAGEN, Jowonews.com – Momen Ramadhan dimanfaatkan bakal calon (balon) bupati/wakil bupati yang akan maju pilkada Sragen, untuk mencari simpati dari masyarakat.

Seperti yang terjadi kemarin. Puluhan relawan pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Dedy Endriyatno (Yuni-Dedy), membagikan 500 paket takjil kepada warga yang berada di Pasar Masaran dan pengguna jalan.

Para sukarelawan yang menamakan diri Relawan Yuni-Dedy tersebut juga membagikan stiker dan jadwal imsakiyah bergambar pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS. Menariknya, semua biaya kegiatan tersebut merupakan iuran bersama relawan.

Koordinator lapangan (Korlap) Relawan Yuni-Dedy Kecamatan Masaran, Aris Miyanto saat ditemui wartawan di sela aksi mengatakan, pembagian takjil merupakan bentuk berbagi kepada sesama di bulan Ramadan.

Rencananya kegiatan serupa akan dilakukan di tiap kecamatan di Sragen oleh Relawan Yuni-Dedy. “Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang sosialisasi pasangan Yuni-Dedy yang akan maju pilkada Sragen,” katanya.
Terpisah, balon bupati dari PDIP, Sugiyamto, melakukan sosialisasi di beberapa kegiatan dewan dari Fraksi PDIP. Kegiatan yang dia datangi di antaranya di Desa Jengglong, Sumberlawang, dan Banaran, Sambungmacan. Terakhir, Ketua Fraksi PDIP tersebut menggelar kegiatan buka puasa bersama penguru Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP dan pengurus Ranting Kecamatan Masaran, Minggu (28/6).

 Gerakan Sugiyatmto dengan menyambangi para kader PDIP untuk menggenjot semangat para kader banteng moncong putih guna memenangkan pilkada Sragen. Apalagi dengan safari yang dilakukan mantan ketua dewan Sragen ini, semakin menguatkan dugaan rekomendasi balon bupati dari PDIP akan jatuh kepadanya.

Apalagi ketua fraksi PDIP  Sragen tersebut kian gencar melakukan sosialisasi diri kepada masyarakat. Salah satunya dengan menghadiri panen raya Golden Melon Apollo di Desa Juwok, Sukodono, Minggu. “Sosialisasi langsung terus saya lakukan kepada masyarakat sambil menjaring aspirasi dari mereka,”pungkasnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1C41vn6

Umar Hasyim Mengundurkan Diri, Gara-gara Lembaga Survei Dirahasiakan

 

PilkadaSOLO, Jowonews.com –Koalisi Solo Bersama (KSB) yang merupakan gabungan enam parpol, PAN, PKS, Golkar, PPP, Gerindra dan Demokrat mulai goyah. Umar Hasyim, satu dari tiga bakal calon (balon) yang mendaftar sebagai balon wakil walikota menyatakan akan mengundurkan diri dari pencalonannya.

“Saat ini masih meminta pertimbangan dari berbagai tokoh dan ulama terkait rencana saya untuk mundur sebagai kandidat balon wakil walikota,” ungkap Umar Hasyim, Senin (29/6).

Namun, tokoh yang juga Ketua DPD II PAN Solo itu enggen menjelaskan lebih rinci penyebab rencana mundurnya sebagai kandidat balon wakil walikota Solo dari KSB.

“Sebenarnya DPW PAN Jawa Tengah sudah menyatakan dukungannya. Bahkan siap mengucurkan dukungan logistik dengan nominal tertentu. Tapi saya sudah berniat untuk mundur,” imbuhnya.

Ditanya apakah ada persoalan internal yang terjadi di KSB yang membuatnya merencanakan untuk mundur?. Umar Hasyim tidak membenarkan, tapi juga tak menampik.

Meski demikian, ia mengaku salah satu hal yang menganggunya adalah pelaksanaan survei internal KSB terhadap kandidat balon wakil walikota yang tidak jelas lembaganya.

Dia juga menyampaikan, rencana pengunduran dirinya itu bukan manuver untuk mendapatkan bergaining position di KSB.

“Saya memang mau mundur dari bursa balon wawali, tapi bukan berarti PAN akan mundur juga dari koalisi. Soal mundur ini juga saya masih menunggu konsultasi dengan sejumlah tokoh dan ulama. Termasuk juga dengan Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Amien Rais,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KSB, Sugeng Riyanto mengaku belum mendengar rencana mundurnya Umar Hasyim sebagai salah satu balon wakil walikota KSB.

“Saya belum dengar, makanya belum bisa berkomentar,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan survei internal yang dipersoalkan Umar, Sugeng menjelaskan hal tersebut merupakan tawaran alternatif dari balon walikota Anung Indro Susanto dan sudah disampaikan ke mitra di KSB. “Sejauh ini masih proses survei. Belum ada hasilnya,” pungkasnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1HrvANF

Gerindra Belum Bahas Marmo, Harus Bersaing dengan Sigit

 

PilkadaSEMARANG, Jowonews.com – Bakal calon (balon) Walikota Semarang Soemarmo HS harus berjuang keras untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra. Pasalnya, Soemarmo dipastikan harus bersaing dengan Sigit Ibnugroho untuk mendapatkan rekomendasi.

Hal itu disampaikan Kepala Desk Pilkada Partai Gerindra Jateng, Ir Sriyanto Saputro saat dihubungi Senin (29/6). “Belum, Kota Semarang belum diputuskan. Jadi Pak Soemarmo belum pasti diusung Partai Gerindra. Karena di Kota Semarang ada dua kandidat balon, yaitu Soemarmo dan Sigit Ibnugroho,”ungkapnya.

Menurutnya, untuk Kota Semarang sekarang ini bahkan belum masuk pembahasan di DPD PG Jateng. Rencananya Kota Semarang baru akan dibahas pada tahap kedua.

Sekarang ini DPD PG Jateng sedang membahas proses pencalonan di delapan daerah. Yaitu Kabupaten Semarang, Blora, Sragen, Sukoharjo, Boyolali, Demak, Pemalang dan Kota Surakarta.

Di delapan daerah itu sudah mengerucut nama-nama yang akan diusung. Rencananya, setelah dirapatkan di DPD PG Jateng, hari ini (Selasa (30/6) akan langsung dikirim ke DPP PG untuk mendapatkan rekomendasi. “Jadi semuanya yang mengeluarkan rekomendasi adalah DPP. DPD Partai Gerindra Jateng hanya melakukan proses saja,”ujarnya.

Karena sudah mengerucut nama, untuk tahap pertama ini diharapkan rekomendasi akan turun pada minggu pertama bulan Juli. Sehingga diharapkan kalau rekomendasi segera turun, balon akan segera dapat melakukan sosialisasi. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1NrHyro

Empat Parpol Membelot ke Seno, Koalisi Boyolali Bangkit Pecah

Bupati Boyolali Seno Samodro. (Foto : Soloraya online)

Bupati Boyolali Seno Samodro. (Foto : Soloraya online)

BOYOLALI, Jowonews.com – Suhu politik di Boyolali menjelang pemilihan kepada daerah (pilkada) 9 Desember, mulai panas. Pasalnya, sekarang ini mulai terjadi perang urat saraf antara bakal calon (balon), parpol dan para pendukungnya.

Kabar terbaru, PDIP sebagai pengusung utama Seno Samudro-Said Hidayat sebagai pasangan balon bupati/wakil bupati Boyolali, mulai menggembosi Koalisi Boyolali Bangkit (KBB) yang terdiri Partai Golkar, Demokrat, PAN, Gerindra dan PKS.

Sesepuh DPC PDIP Boyolali Seno Kusumoarjo mengklaim sekarang ini sudah ada empat parpol anggota KBB yng membelot dan bergabung dengan PDIP. Empat parpol itu sepakat ikut mendukung dan mengusung pasangan Seno Samudro-Said Hidayat dalam pilkada mendatang.

Namun sayang, parpol apa saja dari anggota KBB yan bergabung PDIP untuk mendukung Seno Samudro-Said Hidayat, Seno Kusumoarjo tidak mau membeberkan.  “Nanti saja, akan diumumkan secara terbuka pada saatnya,” ujar Seno Gede, sapaan akrabn Seno Kusumoarjo, kemarin.

Menurut dia, kesepakatan bergabungnya empat parpol itu terjadi Minggu (28/6) malam. Kesepakatan itu merupakan kesepakatan politik tanpa embel-embel money politik. Kesepakatan tersebut dijalin dengan semangat membangun Boyolali bersama-sama, agar semakin maju.  “Kesepakatan itu dilakukan langsung dengan pimpinan ke empat parpol tersebut. Mereka yang punya wewenang untuk tanda tangan dukungan,” kata Seno.

Meski demikian, Seno menyatakan masih membuka diri bagi parpol lain yang ingin bergabung dengan PDIP mengusung balon incumbent Seno Samodro-Said Hidayat dalam Pilkada 2015. Kesepakatan dengan empat parpol merupakan wujud dari komunikasi yang terus dibangun dengan parpol lain selama ini. Khusus untuk Golkar yang memiliki dua kubu, komunikasi juga dijalin ke masing-masing kubu. Hanya saja, nanti yang akan diadopsi dukungannya yaitu kubu yang kepengurusannya berhak mendaftar ke KPUD. 

Ditambahkan Seno, dengan bergabungnya empat parpol anggota KKB, maka KBB sekarang sudah tidak solid lagi. Bahkan, KBB bisa dikatakan pecah. Sejak awal, pihaknya mempertanyakan keseriusan KBB dalam mengusung pasangan balon dalam pilkada. “Dengan dua parpol yang tersisa, tidak memungkinkan mengusung pasangan balon dalam pilkada,”tegasnya.

Sementara itu sinyal gonjang-ganjing di tubuh KBB semakin ketara. Salah satunya, hingga saat ini belum memunculkan pasangan balon. Ketua Harian KBB, Syaifudin Manaf, mengatakan hingga saat ini belum ada finalisasi pasangan balon dari KBB. Menurutnya, saat ini masih proses uji kelayakan. “Nama Agus Purmanto banyak disebut dan memiliki kans cukup bagus, ditunggu saja,” ujar dia. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1Hv1zP1

Tol Pejagan-Pemalang Masih Berupa Tanah Merah, Masyarakat Harus Hati-hati

tol pejagan pemalangSEMARANG, Jowonews.com – Pemudik diminta berhati-hati saat melintasi jalan Tol Pejagan-Pemalang seksi Pejagan-Brebes Timur. Sebab jalan masih berupa tanah merah dan belum diberi perkerasan.

Hanya beberapa ruas yang sudah dilapisi kerikil. Hampir seluruh ruas jalan yang dilalui berdebu cukup pekat. Akibatnya jarak pandang antar kendaraan maksimal hanya 10 meter.

Staf Pejagan Pemalang Tol Road sari Wijaya Karya, Mita mengatakan, pekerjaan tol sepanjang 22 km tersebut baru mencapai 40 persen. Seharusnya, tol baru dibuka pada Agustus 2016.
“Kami berani membuka tol untuk umum karena ada permintaan dari Presiden,” katanya saat menjelaskan kondisi tol kepada anggota Komisi D DPRD saat kunker di Tol Pejagan.

Diakui, kondisi tol masih belum layak untuk dilalui. Sebagian besar jalan yang belum diperkeras masih berupa tanah merah, pembebasan lahan yang belum selesai, serta penerangan dan rambu-rambu yang belum ada.

“Kondisi jalan yang masih berupa tanah dan sebagian sudah dilapisi kerikil menimbulkan debu. Karena itu nanti kecepatan mobil dibatasi maksimal 40 km/jam,” tuturnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang berdebu tidak mungkin disiram dengan air, karena justru akan membuat jalan jadi licin. Untuk itu, pihaknya sedang memproduksi rambu-rambu yang nanti akan ditata oleh Dishub.

“Saat arus mudik jalan yang dibuka hanya satu arah ke timur. Begitu juga sebaliknya saat arus balik hanya satu arah ke barat,” terangnya.

Rambu-rambu lain yang disiapkan adalah memasang stiker spotlight pada tiang-tiang kecil pembatas jalan, untuk penunjuk jalan di malam hari. Dipastikan tidak ada penerangan berupa lampu saat malam.

Selain itu, masalah pembebasan lahan dan belum selesainya pembuatan jembatan, under pass maupun over pass membuat rute jalur yang dilalui mobil berkelok-kelok. Pembebasan tanah juga belum rampung di dua titik yakni Desa Rancawuluh dan Desa Krasak.

“Ada sebidang tanah dan dua rumah warga yang belum dibebaskan karena belum ada kesepakatan harga,” imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi D, Hadi Santoso mengatakan, perlu ada kerjasama dengan masyarakat sekitar untuk bisa menarik lampu sementara selain lampu portabel.

Di sepanjang tol ada 2 ruang yang masih bersinggungan dengan perlintasan jalan kampung. Maka harus diawasi dan dijaga oleh petugas.

“Stiker spotlight membantu tapi tidak cukup. Perlu tambahan lampu portabel atau menyambung aliran listrik dari rumah penduduk,” paparnya.

Sementara Anggota Komisi D, Samirun menambahkan, kondisi jalan alternatif Tegal ke Prupuk cukup baik, namun dari Prupuk ke Bumiayu Aibarang sampai Wangon jalan masih bergelombang. Perbaikan jalan disana hanya tambal sulam, begitu juga dari Wangon-Jeruklegi.

“Untuk jalan yang umurnya sudah lebih dari 10 tahun, perbaikannya bukan dengan tambal sulam tapi harus dioverlay lagi. Daerah-daerah yang tanahnya labil sebaiknya dibeton,” tuturnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1RLeGer

Pemerintah Selenggarakan Mudik Gratis

mudikSEMARANG, Jowonews.com – Pemerintah Provinsi Jateng kembali menyelenggarakan mudik gratis untuk masyarakat. Mudik tersebut direalisasikan bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang rencananya melalui tiga jalur yakni kereta, truk dan bus, serta kapal.

Pada lebaran tahun ini, diperkirakan, terdapat 20.000 lebih penumpang yang akan ikut mudik gratis. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jateng Satriyo Hidayat.

Satriyo menjelaskan, khusus mudik dari Pemprov Jateng terdapat 48 bus sewa, ditambah 70 bus dari daerah se-Jateng, dan dari Bank Jateng 50 bus. Dengan demikian, total bus yang akan mengangkut pemudik mencapai 178 bus. Tak hanya lewat bus, Pemprov juga menyediakan kendaraan melalui kereta api dalam dua rangkaian. Tiap rangkaian berisi 608 orang.

“Masing-masing bus kapasitasnya 52 orang, dan kita sewa busnya. Untuk kereta api kita tidak melayani pengangkutan sepeda motor. Karena kita tidak berharap ada sepeda motor masuk di Jateng. Caranya daftar di masing-masing kantor perwakilan Jateng di Jakarta. Jadi siapa yang mudik, mereka nanti juga sekalian balik. Kalau di sekitar Jabar, ya menyesuaikan,” terang Satriyo, kemarin.

Pendaftaran tersebut, terangnya, ditutup 1 Juli. Namun, jika kedapatan kuota sudah terpenuhi, maka langsung ditutup. Untuk pemudik yang menggunakan bus dari Pemprov Jateng akan dikumpulkan di anjungan Jateng Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 12 Juli. Sementara, pemudik menggunakan kereta menggunakan dua jalur.

Jalur pertama, terus Satriyo, yakni Jalur Utara dari stasiun Senen ke Semarang pada 14 Juli pukul 07.00 WIB. Sementara, jalur kedua masih di tanggal yang sama melalui Jalur Selatan dari Stasiun Senen menuju Solo, berangkat pukul 12.00 WIB.

Mudik melalui Kementerian Perhubungan, jelasnya, menggunakan tiga jalur menuju Jateng dari Jabar dan Jakarta. Jalur tersebut yakni melalui truk, melalui kereta, dan menggunakan kapal.

Jalur melalui truk, jelasnya, target kapasitas penumpang mencapai 6.440, dan 2.800 sepeda motor. Target penumpang balik menggunakan truk 920 penumpang, dan 400 sepeda motor. Kota tujuan, di Purwokerto, Tegal, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, dan Tegal. Mereka akan diberangkatkan 10-11 Juli dari pangkalan gedung Bulog Drive I DKI Jakarta.

Pengangkutan dari Kemenhub melalui kapal, terangnya, ditarget 5.000 penumpang dengan 2.500 sepeda motor. Target arus balik sendri sama. Mereka para pemudik akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Tanjung Emas Semarang, dan diberangkatkan pada 12 Juli 2015.

“Untuk pengangkutan melalui kereta api, target yang Kemenhub diangkut ada 4.200 sepeda motor. Mereka diberangkatkan kapan masih menyesuaikan. Kita berharap tidak ada tambahan penumpang dari Jateng ke Jakarta atau Jabar. Sehingga tidak ada orang urban baru di Jakarta,” tandasnya. (JN01)



sumber Jowonews.com http://ift.tt/1g1I5Fn

PKS: Jadikan Keluarga Sebagai Surga

Anis ByarwatiIbarat surga, jadikanlah keluarga sebagai tempat kembali yang nyaman bagi setiap anggota setelah menjalani aktivitas padat dan melelahkan. Oleh karena, setiap ayah, bunda, maupun anak harus tetap bersemangat menjalani tantangan kehidupan yang semakin kompleks. “Tidak dipungkuri, seringkali semangat dan inspirasi untuk tetap berkontribusi dalam kebaikan untuk masyarakat dan negara berasal dari keluarga,” ujar Ketua Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Byarwati di Kantor DPP PKS, MD Building, Jakarta bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional, Selasa (29/06/2015). Anis mengatakan dalam membangun sebuah keluarga sebagai surga, manusia membutuhkan proses panjang dan berliku. Menurutnya, itulah seni berkeluarga. Ketika sepasang insan mengikrarkan dirinya dalam sebuah janji pernikahan, sudah seharusnya mereka juga memahami akan menghadapi berbagai tantangan. “Menikah adalah ibadah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. Betapapun sulitnya tantangan, pasangan yang telah menikah seharusnya tidak mudah putus asa hingga memutuskan berpisah. Jika pondasi ini dimiliki setiap pasangan yang menikah, maka setiap ada konflik akan dikembalikan pada kekuatan motivasi untuk beribadah kepada Allah SWT,” jelasnya. Anis melanjutkan tidak ada rumah tangga yang tidak memiliki konflik. Perbedaan muncul pada sikap setiap keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan. Keluarga yang mampu merespon dengan positif, katanya, akan mampu mengurai masalah dan bahkan menjadikannya sebagai perekat cinta. “Namun, ada juga keluarga yang merespon masalah dengan negatif, bahkan kemudian membuka aib keluarganya. Jangan sampai kita bersikap negatif seperti ini! Jika menghadapi masalah, cobalah untuk mengalah demi kebaikan keluarga, memaafkan, dan peluklah pasangan atau anak-anak,” sarannya. Bidang Perempuan PKS, tambah Anis, mendorong terbangunnya keluarga-keluarga Indonesia sebagai surga bagi setiap individu. Oleh karena itu, Bidpuan PKS di seluruh Indonesia giat mengembangkan berbagai sarana untuk keluarga. “Bidpuan PKS aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti Rumah Keluarga Indonesia (RKI), Pos Wanita Keadilan (Pos WK), dan Pos Ekonomi Keluarga (Pos EKa). Hingga saat ini, tercatat ada 879 titik RKI, 1447 titik Pos WK, dan 1788 titik Pos EKa di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1eUpgE3

Surat Gagah dari Hamas yang Mengharukan

Mas GagahApa yang diharapkan seorang aktor film terhadap tokoh yang ia perankan? Hamas Syahid Izzuddin, pemeran Azka di film "Tausiyah Cinta" garapan Bedasinema Pictures yang akan tayang Oktober tahun ini, menuturkan melalui surat cinta dengan kalimat yang sangat gagah.
Alhamdulillah wa syukurillah... Segala puji hanya milik Allah yang memberi saya kesempatan bertemu dengan teman-teman di keluarga Bedasinema Pictures & @tausiyahku. Memerankan tokoh AZKA buat saya adalah sebuah anugerah yang sangat luar biasa karena saya bisa sedikit berkontribusi untuk dakwah dan syiar Islam. Semoga ke depan saya bisa terus istiqomah. Sejujurnya saya sedang berproses menuju kehidupan yang lebih baik sebagai Hamba Allah. Saya bukan seorang yang ideal yang banyak tahu tentang Islam, pemahaman saya tentang Islam lebih banyak saya ketahui dan lihat dari sosok orangtua saya yang menjadi pejuang dakwah sejak mereka kuliah. Mereka lah yang mengenalkan nilai-nilai keislaman secara hidup dan nyata sampai hari ini. Saya menghabiskan masa sekolah di sekolah umum sehingga sangat lah sedikit informasi yang saya tahu tentang syariat. Maka Wajarlah dengan memerankan sosok AZKA ini memotivasi saya untuk mengenal lebih dalam tentang dakwah, perjuangan, hidup dan kehidupan yang sesungguhnya di akhirat kelak. Bagi saya AZKA mengajarkan tentang beberapa poin kehidupan yang sangat membekas dalam hidup saya. 1. AQIDAH Sosok anak muda yang diberi karunia oleh Allah dengan indahnya ciptaan-Nya. Tidak membuat dia menjadi pongah dan jauh dari Allah. Dia tahu untuk apa dia diciptakan. Azka tau kemana dia akan menuju. Hidupnya adalah rangkaian ibadah dari mulai membuka mata sampai menutup mata kembali sebagaimana ayat yang berbunyi “Wa ma khalaktul jinni wal insa illa liya'buduun”. Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu. 2. AKHLAK AZKA benar-benar menerjemahkan hadits Rasulullah SAW secara nyata sebagai mana sabda beliau "Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia". Kondisi dunia yang menjadikan materi sebagai tujuan sehingga membuat banyak manusia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yg mereka inginkan. Nilai-nilai perjuangan sebagai anak manusia sudah mereka tinggalkan. Bagaimana akhlak kepada orangtua, menghormati yang tua menyayangi yang muda, sikap terhadap orang yang lemah, Bagaiman hubungan dengan manusia secara keseluruhan, sikap pemimpin yang melindungi rakyatnya dst adalah barang langka yang sulit dicari.. Sosok AZKA memperlihatkan itu.. 3. SOSIAL AZKA sebagai sosok yang ingin menjadi kan dirinya pribadi yg Rabbani, yg dekat dengan Rabb nya. Juga berupaya memberi kemanfaatan untuk orang lain dalam bentuk amal-amal dakwah yang dilakukan. Azka tidak cuma menjadikan dirinya sosok yang sholeh secara personal tetapi hidupnya dia persembahkan menjadi pribadi yang sholeh secara sosial. Di sinilah pelajaran yang saya ambil dalam kondisi kekinian saat ini betapa kita sudah melupakan rasa peduli terhadap sesama. Padahal sesungguhnya di balik kesuksesan kita ada doa orang-orang yang lemah. 4. AZKA SANGAT MENCINTAI AL QUR'AN Azka mengajarkan bahwa usia dan waktu tidak bisa ditawar maka hari-hari nya diisi dengan maksimalnya ibadah bagaimana upaya dia untuk menghafal Alquran krn bagi hamba-hamba yang menjadi seorang hafidz maka menjadi keluarga Allah yang dimuliakan, memberi hadiah terindah buat kedua orangtua nya di Yaumul akhir. 5. Dari semua keidealan seorang AZKA tetapi ternyata dia juga seorang manusia yang punya banyak kelemahan. AZKA punya salah, punya kecewa, punya kelalaian dan punya ketidakmampuan. Inilah sisi kemanusiaannya perjalanan di ending film ini menunjukkan kepada saya betapa hidup ini adalah perjalanan takdir. Semua adalah ketentuan Allah. Everything is good, All is well. Apapun takdir-Nya adalah kebaikan, tinggal bagaimana berdamai dengan takdir tersebut. Perjalanan hidup AZKA menguatkan saya bagaimana bentuk berdamai dengan takdir itu. Setelah menjalani proses syuting yang pertama ini buat saya. Ada hal yang sangat membekas dalam hidup saya bahwa hidup ini adalah sementara dan senda gurau belaka sebagaimana dalam Al-Qur'an, Allah berfirman dalam surat Al-Hadid ayat 20. Kesan ayat ini begitu membekas dalam hati saya. “Dunia adalah etape pendek menuju kehidupan hakiki tapi karena pendek godaannya begitu besar”. Semoga Allah menjaga saya dan kita semua sampai ke tujuan akhirat kita dengan selamat. Wallahualam. Salam penuh rindu karena Allah Hamas Syahid Izzuddin


Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1GUXkZB

#GazaInJakakarta, Fahira Idris Kecewa dengan Pengurus Yayasan Al-Futuwwah

Fahira IdrisUpaya Senator Fahira Idris untuk memediasi dan menyudahi perseteruan antara Yayasan BSC Al-Futuwwah (pengelola Masjid Al Futuwwah) dengan Pengembang PT FIM Jasa Eka Tama terkait akses jalan jemaah menuju Masjid Futuwwah di Cipete, Jakarta Selatan, tampaknya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya, baru pihak Pengembang yang menujukkan itikad untuk  dimediasi, sementara Yayasan BSC Al-Futuwwah dalam dua kali kesempatan membatalkan secara sepihak pertemuan dengan Fahira. “Jujur saya kecewa. Sengaja saya tunda semua kegiatan agar bisa bertemu dengan Ketua Yayasan BSC Al-Futuwwah Bapak Muhammad Sanwani, tetapi dua kali saya beri kesempatan bertemu, dua kali pula pihak yayasan membatalkan pertemuan di menit-menit akhir waktu pertemuan. Niat saya hanya ingin jemaah bisa beribadah dengan tenang, tidak terseret konflik. Itu saja, tidak ada maksud lain,” ujar Fahira, di Jakarta (29/6). Fahira mengatakan, pihak Pengembang merespon positif atas usaha mediasi yang ingin dilakukannya dan ingin konflik ini segera selesai karena sudah berlangsung tahunan. Namun, memang persoalan antara Yayasan dengan Pengembang cukup kompleks sehingga untuk menyelesaikannya dibutuhkan keikhlasan kedua belah pihak. Saat persoalan ini mencuat, lanjut Fahira, dirinya saat itu sedang bertugas di Sulawesi Utara dan Papua sehingga tidak memungkin turun sendiri ke lapangan. Akhirnya, saat itu juga diputuskan untuk membentuk tim pencari fakta untuk mengumpulkan semua informasi baik dari pihak Pengembang, Yayasan, hingga memverifikasi langsung lokasi sengketa dan berdialog dengan warga. Berdasarkan pengumpulan bukti, data, dan verifikasi langsung di lapangan yang dilakukan tim pencari fakta yang dibentuk Fahira, konflik antara Yayasan dan Pengembang sudah lama dan berlarut-larut. Sebelumnya, berbagai mediasi yang dilakukan mulai dari Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Jakarta Selatan, Dewan Masjid Indonesia hingga Komnas HAM, tidak membuahkan hasil yang membuat kedua belah pihak mencapai kata sepakat. Fahira mengungkapkan, sebelumnya oleh seorang konstituen yang dikenalnya cukup baik, dirinya diyakinkan bahwa warga di Cipete Utara, Jakarta Selatan yang dipersulit aksesnya ke masjid. Informasi ini disertai foto dan video testimoni warga serta naskah yang siap di-tweet bersama-sama ratusan netizen lain. “Saya diyakinkan bahwa semua data dalam tweet itu, 100 persen benar dan sebagai senator diminta untuk segera bertindak dan memihak kepada jemaah. Informasi terkait konflik tanah bahkan masjid yang dikelola Yayasan terkesan disembunyikan dari saya. Apalagi menurut tim pencari fakta, konflik ini bukan hanya antara Yayasan dan Pengembang, tetapi juga antara pemilik Yayasan dengan salah seorang warga. Penyembunyian informasi ini yang sangat saya sayangkan,” tukas Fahira. Menurut Fahira, dirinya tidak bermaksud untuk membela diri, tetapi hanya berusaha meluruskan persepsi bahwa tweet #GazainJakarta bukan bersumber darinya. Dirinya, tambah Fahira, saat itu hanya ingin jemaah dipermudah ke masjid. Tidak ada niat mendiskreditkan seseorang, apalagi ternyata Fahira mengenal baik keluarga Ichsan Thalib (pemilik PT FIM Jasa Eka Tama) pihak yang bersengkata dengan Yayasan Al-Futawwah. “Kalau untuk kepentingan umat, tidak apa-apa nama saya dimanfaatkan. Tetapi jika nanti tim pencari fakta menemukan nama saya benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, saya tidak akan tinggal diam,” tegas Fahira.

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1GHqYyh

MasyaAllah, Merdunya Suara Qori Cilik Yang Jadi Imam Masjid di Kota Padang

qari-cilikserambiMINANG.com – Dilansir dari media sosial #IndonesiaTanpaJIL, terdapat video seorang qori cilik yang kemudian menjadi imam masjid di salah satu Masjid yang ada d Kota Padang.

Imam Masjid cilik tersebut bernama Abdul Aziz, asal dari Padang, Sumatera Barat.

Video yang didapat dari surau TV dengan slogannya Menebar Cahaya Sunnah, terdengar suara merdu dari Qori cilik Abdul Aziz yang menjadi imam shalat.

Video ini di ambil disalah satu masjid yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat. Lebih tepatnya di Masjid Al Hakiim, Siteba, Padang, SumateraBarat.

Terlihat dalam video, Qori Cilik Abdul Aziz mengimami jamaah yang sampai mebludak keluar. Dilansir juga dari surau TV bahwa dimasjid tersebut biasa dalam setiap tarawihnya menghabiskan 1,5juz tilawah al quran.

Dalam video, suara merdu qori cilik, Abdul Aziz membacakan surat Al Baqarah ayat 83 sampai dengan 186.

Berikut videonya

Posting MasyaAllah, Merdunya Suara Qori Cilik Yang Jadi Imam Masjid di Kota Padang ditampilkan lebih awal di Serambi Minang.



Sumber : Serambi Minang http://ift.tt/1eUcSDX

Selama Arus Mudik Jembatan Ploso Kudus Ditutup

jembatan ploso kudus (1)
Kudus, Jowonews.com-Arus lalu lintas menjelang arus mudik yang melintasi Jembatan Ploso, di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan ditutup total menyusul longsornya sandaran jembatan pada Januari 2015 lalu.
Menurut Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Dinas Pehubungan Komunikasi dan Informatika Kudus Putut Sri Kuncoro kondisi jembatan saat ini dikhususkan untuk kendaraan pribadi.
“Kondisi jembatan saat ini hanya khusus dilewati mobil pribadi sedangkan sepeda motor tetap diberi ruas.Namun nanti ketika arus mudik akan ditutup total karena akan ada perbaikan jembatan” Kata Putut di Kudus (29/06).
Lebih lanjut Putut menjelaskan masyarakat dapat menggunakan akses jalan lingkar Kudus ketika arus mudik berlangsung.
“Bagi pengendara yang akan melaju ke arah Jepara dapat melalui jalur lingkar kudus” jelas Putut.
Putut mengatakan pihaknya telah memasang rambu-rambu yang cukup jelas untuk pengendara.
“Sehingga nantinya ketika arus mudik berlangsung sudah tidak ada masalah” tutur Putut.
Sementara itu, beberapa petugas dari Dishubkominfo bekerja sama dengan Satlantas Polres Kudus juga ikut mengatur arus lalu lintas tersebut.
JN-13


sumber Jowonews.com http://ift.tt/1Npd49A

Perlukah? Pemerintah Dirikan Lembaga Sertifikasi Zakat

Muh zen dprd jateng
Semarang, Jowonews.com – Pemerintah perlu membentuk Badan sertifikasi untuk lembaga amil zakat. Menurut anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zan Adv hal ini untuk antisipasi lebih dini munculnya lembaga amil zakat tak resmi.
” pungutan zakat yang tidak resmi menimbulkan potensi serapan  dana zakat tidak optimal dan efektif” Demikian dikatakan MUh Zen di Semarang, Senin (29/06).
Lebih lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menyampaikan jika saat ini banyak muncul muzakki yang tidak menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi. Bahkan ada juga perusahaan yang menyalurkan zakat secara pribadi yang hanya tujuannya sesaat.
” Padahal menurut laporan dari Baznas potensi zakat di Indonesia ini cukup besar seharusnya mencapai 217 triliyun per tahun yang cukup untuk memenuhi kebutuhan APBD di tiap propinsi” ungkap Zen.
Menurut Zen saat ini dana zakat yang dapat di serap Baznas masih kecil dari perhitungan potensinya yakni diperkirakan 2,7 triliyun sampai 3 Triliyun per tahun.
“Untuk itu pemerintah perlu membuat lembaga sertifikasi badan amil zakat di tiap – tiap daerah” tutur Zen.
Zen juga meminta lembaga – lembaga amil zakat yang sudah ada perlu meningkatkan akuntabilitas dan profesionalitasnya.
“Sehingga kami harapkan zakat bisa menjadi solusi masalah kesejahteraan yang masih ada di bangsa kita” pungkas Zen.
JN-13


sumber Jowonews.com http://ift.tt/1eU9Xv1

Inilah Cara Alami Mencuci Ginjal, Tidak Sampai Rp10ribu rupiah

seledriserambiMINANG.com – Dilansir dari lama media sosial facebook milik Ustadz Abdul Latif Sabran yang juga dikenal sebagai ahli Ruqyah dan Bekam, beliau menuliskan bagaimanakah cara mudah mencuci ginjal secara alamiah.

Ternyata mencuci ginjal secara alamiah sangatlah mudah dan dengan biaya yang sangat murah. Proses mencuci ginjal ternyata sangatlah dibutuhkan oleh tubuh karena, ginjal selama ini telah berfungsi untuk menyring darah dan membuang berbagai garam, racun, dan zat-zat yang tidak diinginkan oleh tubuh.

Seeiring dengan proses tersebut mencuci ginjal tersebut, makan akan terjadi akumulasi garam sehingga menyebabkan perlunya perawatan untuk pembersihan ginjal.

Berikut adalah cara mudah mencuci ginjal secara alamiah:
– Sangat mudah, pertama-tama ambil seikat Seledri.
– Cucilah sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil dan masukkan ke dalam panci.
– Lalu tuangkan air bersih dan didihkan selama sepuluh menit dan biarkan dingin.
– Kemudian saring dan tuangkan dalam botol yang bersih dan simpan di dalam kulkas hingga dingin.
– Minum satu gelas setiap hari dan Anda akan melihat semua akumulasi garam dan racun lain yang keluar dari ginjal Anda sewaktu buang air kecil.

Dari hasil pemprosesan ini, insyaAllah akan dilihat perbedaan nantinya yang akan dirasaakan dari proses mencuci ginjal tersebut.

Ternyata seledri tidak hanya bisa digunakan untuk mencuci ginjal, tapi jugadapatmenyembuhkan berbagai penyakit lainnya jika ditakr secara benar.

Anda juga akan melihat perbedaan yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya.Seledri dikenal sebagai pengobatan terbaik untuk membersihkan ginjal dan itu ALAMI!
Silahkan disebarkan ke semua teman-teman anda … agar bisa memberi info positif buat banyak orang yang membutuhkan informasi ini. Terutama bagi orang2 yg rutin konsumsi obat dokter .
Semoga bisa bermanfaat. Amien

Posting Inilah Cara Alami Mencuci Ginjal, Tidak Sampai Rp10ribu rupiah ditampilkan lebih awal di Serambi Minang.



Sumber : Serambi Minang http://ift.tt/1LDrjtp

Minggu, 28 Juni 2015

Antara Miss Universe dan Pengeras Suara Masjid

miss-universeserambiMINANG.com – “Persatuan Indonesia”, begitulah bunyi sila ke 3 dari pancasila yang dijadikan dasar negara oleh para pendiri bangsa ini. Rakyat indonesia yang ratusan juta, ribuan budaya, enam agama resmi sangat memungkinkan untuk tidak bersatu, tapi justru Indonesia termasuk negara yang damai.

Islam yang menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia tetap tidak menjadi diktator karena kemayoritasannya, justru Islam menjadi guru toleransi dan perdamaian di bumi NKRI. Lihat saja betapa karena untuk menjaga persatuan, para ulama tetap tidak bertindak kasar ketika tujuh kata dalam sila pertama dihapuskan “menjalankan syriat Islam bagi para pemeluknya”. Seharusnya ini menjadi pelajaran berharga bagi para penerus bangsa.

Beberapa bulan belakangan hal yang bertolak belakang justru dicontohkan oleh para petinggi-petinggi negeri ini, seperti menteri agama, tak terkecuali yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Jusuf Kala ikut ambil bagian dalam mengusung hal yang sangat kontroversial dan mengundang ketidak ber-satuan bangsa indonesia.

Belum hilang goresan bacaan al quran dengan langgam jawa, kemudian muncul Islam Nusantara dan toleransi yang tidak toleran terhadap umat muslim, lalu sebagai pelengkap sang wakil presiden pun ikut ambil bagian dengan mengatakan “Suara kaset ngaji dimesjid menyebabkan polusi suara”.

Selayaknya selaku pimpinan negeri yang kaya budaya ini, ini adalah sikap yang tidak patut sekali dilakukan oleh Pak Jusuf Kalla, bahkan tak sampai disitu, beliau membentuk tim pemantau pengeras suara dimesjid. Dengan seabrek tugas kebobrokan moral yang ada di indonesia maka tak pantas ketika ‘kaset ngaji’ yang sudah menjadi kebiasaan untuk mengingatkan shalat berjamaah dimesjid mendapat perlakuan yang sangat tidak intelek dari seorang Jusuf Kalla.

Tidak intelek karena kebiasaan masyarakat yang memutar kaset ‘ngaji’ telah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat sebagai pertanda waktu adzan sudah dekat ternyata tidak begitu dipahami oleh orang yang posisinya sebagai Wakil Presiden. Ataukah melarang kaset ngaji hari ini sudah relevan ketika pergelaran “miss Indonesia” “ miss Universe ” yang merupakan legitimasi terhadap pengumbaran aurat berkedok seni dan intelektual dibolehkan bahkan didukung oleh pemerintah. Atau apakah pelarangan kaset ‘ngaji’ lebih penting dibandingkan paham sesat ‘syiah’ dan ‘komunis’ yang jelas-jelas mengancam keutuhan NKRI.? Sedangkan para ulama yang memiliki ilmu dan pemahaman tidak pernah melakukan hal demikian.

Kaset ngaji disebagian daerah  pada dasarnya mengingat dan mengajak masyarakat untuk shalat berjamaah dimesjid. Kalau mesjid ramai, hampir bisa dipastikan pengeras suara mesjid akan berkurang perlahan dengan sendirinya. Karena masyarakat sudah menyadari pentingnya shalat berjamaah dimesjid. Pertanyaanya, apakah pemimpin negeri ini pernah memikirkan bagaimana caranya agar masyarakat yang beragama Islam yang agamanya sama dengan bapak Jusuf kalla untuk shalat berjamaah dimesjid? Dan sejarah telah menjadi bukti bagaimana mesjid menjadi pusat peradaban, namun tidak ada regulasi ketat yang mengatur agar umat muslim dapat berjamaah shalat di Masjid.

Kita menyadari betapa kerusakan akhlak telah menjangkiti umat Islam negeri ini, sedikit nilai Islam yang masih melekat, maka itu adalah budaya. dan salah satu budaya itu adalah kebiasaan masyarakat yang memutar kaset ngaji dimesjid-mesjid, sebagai upaya untuk mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai Islam, sungguh sangat disayangkan ketika tindakan berseberangan muncul dari penguasa.

Posting Antara Miss Universe dan Pengeras Suara Masjid ditampilkan lebih awal di Serambi Minang.



Sumber : Serambi Minang http://ift.tt/1g0VDB5