
Tuntas sudah "amanah" yang diemban Robby Indra Wahyuda (27) saat ajal yang sudah diprediksi tinggal menunggu hari itu datang juga menjemput pada Selasa (23 Juni 2015) lalu. Dengan sakit kanker laringnya itu, ia tunaikan kewajiban mengingatkan khalayak yang masih hidup akan bahaya rokok. "Sesungguhnya kesabaran itu tiada batasnya, hanya manusia saja yang membatasinya," itu tulisan status facebook Robby terakhir yang ia update pada 31 May 2015. Dalam akun facebooknya itu ia gencar menyadarkan netizen tentang akibat rokok. Suatu waktu ia mengunggah foto dirinya terbaring di atas sebuah kasur, dengan gambar leher yang berulang. Bersama foto itu ia menuliskan keluh kesah betapa menderitanya memiliki lubang di leher. Itu lah resiko merokok. Robby aktif terlibat dalam kampanye anti rokok sejak Oktober 2014. Salah satu aksinya, ia menulis petisi di laman change.org. Dalam petisi itu Robby mendesak Presiden RI untuk melindungi warga dari bahaya rokok. "Saya mengenal rokok pada usia muda saat masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar karena tuntutan pergaulan dengan tujuan agar tampak keren. Tanpa saya sadari, yang dulunya saya sering masuk koran karena prestasi, sekarang saya terkenal karena penyakit. Tidak lagi saya dapat meraih mimpi-mimpi saya untuk menjadi seorang vokalis band karena hancurnya pita suara. Dan tidak lagi saya dapat mengutarakan rasa kasih sayang kepada istri tercinta setiap hari," begitu tulis Robby dalam petisinya. Selamat jalan Robby. Akun facebookmu masih eksis, dan akan menjadi monumen peringatan bagi mereka yang masih merokok.
Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1NcLk7r
Tidak ada komentar:
Posting Komentar