![Penggusuran Kampung Pulo. [foto: tribunnews.com]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_vUEUwxKLMWkq-kOYhI7scJgZWp7lfd_z7UiArbF-xfzgGIwvoSolco2_TdxvGXIT_GEEqwW8zZbw=s0-d)
Semalam tidurku berselimut duka Tidurku ditampar angin luka Tidurku dalam dingin penuh kecewa Tidurku sisakan tanya Benarkah kita sudah merdeka Apa kabar tidurmu semalam, sahabatku? Adakah bait doa diujung sepertiga malam Untuk kampungku Kampung kita #KampungPulo Tempat dulu kau bermain denganku Arghhhh.... simpan saja kenangan itu Sebab, semuanya kini tinggal cerita luka penuh duka Apa kabar tidurmu semalam, duhai para pemimpin? Pulaskah semalam wahai bapak #presiden Pulaskah semalam wahai bapak #gubernur Pulaskah semalam wahai bapak ibu anggota #dewan Apa kabar tidurmu semalam Aku bertanya sebagai rakyat yang pernah memilihmu Suaraku pernah kuberikan padamu Kini kumenanti suaramu Hadir hapus luka Sebelum kau melangkah dan hapus luka rakyat Pemimpin harus adil sejak dalam pikirannya Apa Kabar Tidurmu Semalam? Sahabatmu, Bang Joy (Jumat, 21 Agustus 2015. Melukis luka rakyat saat kita masih mengeja arti merdeka. Tol Cikarang, ini bukan kisah mengarang. Pena diri untuk negeri)
Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1Jmck0I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar