![[ilustrasi: pondokaiuna.com]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_sniuBQRRruKoT5pKpFphOAKAugiseNSzNB3EVSuFSnNJ5axXHMQqhyFbb0Z5wTN2r0dyKULXcFhQ=s0-d)
Ayah Bunda, dalam diri anak-anak Anda bisa jadi ada darah Anda. Hanya saja, tidak semua orangtua jadi orangtua sebenarnya untuk anak-anaknya, tapi hanya menjadi Bos Anak, yakni menjadi Bos di Rumah untuk anak-anaknya. Bos Anak, membuat takut dalam diri anak-anaknya Orangtua membangun kepercayaan anak-anaknya Bos Anak sering mengatakan “Pokoknya Mama Papa Tidak Mau....” Orangtua sering mengatakan “Mama Papa Sangat Senang Jika Kamu....” Bos Anak sangat tahu bagaimana mengatur anak Orangtua sangat tahu bagaimana membina anak Bos Anak selalu mengendalikan anak Orangtua membantu anak mengendalikan dirinya sendiri Bos Anak berfokus pada keburukan anak Orangtua berfokus pada kebaikan anak Bos Anak bicara pada saat anak berantem Orangtua bicara pada saat anak rukun Bos Anak menguasai anak Orangtua bekerjasama dengan anak Bos Anak menyelesaikan hampir semua masalah anak Orangtua melatih anak menyelesaikan masalahnya sendiri Bos Anak sangat lihai menyalahkan saat anak bermasalah, mundur ke belakang Orangtua rendah hati menemukan solusi bersama saat anak bermasalah, maju ke depan Bos Anak mengatakan “lain kali jangan kayak gitu!” saat anak minta maaf Orangtua mengatakan “Subhanallah, alhamdulillah, anak Mama Papa berlapang dada meminta maaf” Bos Anak itu otoriter pada anak Orangtua itu otoritatif pada anak Bos Anak nonton tv pada saat anak belajar Orangtua mematikan tv pada saat anak belajar Bos Anak selalu menanyakan ‘bagaimana pelajaran kamu hari ini? Bagaimana nilaimu?’ Orangtua menanyakan ‘apa yang membuatmu tertawa hari ini di sekolah nak? Bos anak menceramahi anak ‘mama papa bilang apa, kamu sih banyak main, nilaimu jadi jelek begini, prestasimu turun!’ Orangtua bicara dengan anak ‘mama papa yakin kamu kecewa dan sedih dengan nilai belajarmu. Adakah yang bisa mama papa bantu agar nilaimu jadi lebih baik?’ Bos anak mengusir anak saat pulang kerja ‘sana jangan dekat-dekat, kamu tau mama papa kan cape!’ Orangtua merengkuh anak saat pulang kerja ‘sini anak-anakku. Siapa dulu yang mau bercerita?’
Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari Direktur Auladi Parenting School Fasilitator Pelatihan Orangtua di 25 Propinsi 7 Negara www.auladi.net | inspirasipspa@yahoo.com
Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1fSXNCi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar