
Perkembangan baik ditunjukkan oleh aparat dalam menangani insiden intoleransi di Tolikara. Dua warga Kaburaga yang diduga terlibat dalam insiden tersebut telah diamankan oleh pihak Kepolisian Daerah Papua pada Kamis, (23 Juli 2015). Kepada
Antara, Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige mengatakan kedua orang yang diamankan itu yakni JW (31 th) yang sehari hari bertugas di Pemda Tolikara dan AK (26 th) karyawan satu bank yang beroperasi di Tolikara. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, dua orang itu diduga turut mengerahkan massa saat insiden terjadi. Kedua orang tersebut kini dalam perjalanan dari Wamena ke Jayapura untuk diperiksa di Diresktorat Reskrim Umum Polda Papua di Jayapura. "Dari keduanya diharapkan akan mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut," kata Kombes Patrige. Insiden di Tolikara bermula dari permintaan Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang mengeluarkan surat edaran yang melarang umat muslim merayakan Idul Fitri. Tak puas karena permintaan mereka tak terpenuhi, lantas puluhan orang menyerang jamaah Sholat Ied yang digelar di lapangan Koramil.
Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1VDl4sS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar