Rabu, 15 Juli 2015

Kapan Lebaran? Ini Penjelasan Menteri Agama

mengamati hilalBagaimana kepastian hari lebaran Idul Fitri tahun ini? Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak masyarakat untuk menunggu sidang itsbat yang akan digelar pada 16 Juli 2015. Rencananya, sidang itsbat terkait penetapan 1 Syawal itu akan dihadiri oleh tokoh-tokoh agama dan ahli astronomi. Menurut Menag, pihaknya akan mengkoordinasi sekian perukyat untuk menyaksikan hilal (sabit bulan baru yang menandai masuknya bulan baru) di titik-titik tertentu di Indonesia. "Kami berharap semua satu pandangan menentukan hilal itu terlihat seperti apa (sehingga 1 Syawal dirayakan bersamaan). Tetapi kalau perbedaan itu tidak bisa disamakan, kita harus berjiwa besar untuk menghargai itu," ujar Lukman seperti dikutip Antara. Terkait apakah umat Islam akan merayakannya serentak atau ada perbedaan, menurut Menag belum bisa ditentukan sekarang. "Dari sisi kemungkinan, beda itu ada. Tapi untuk disamakan juga besar peluangnya," ujarnya. Sebelumnya Organisasi Massa Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa  1 Syawal 1436 H jatuh pada Jumat, 17 Juli 2015. Melalui Maklumat PP Muhammadiyah, organisasi Islam tersebut sudah merilis kalender 146 Hirjiyah. Tidak hanya memastikan Idul fitri jatuh pada hari Jumat Pahing 17 Juli 2015, tetapi juga menentukan bahwa Idul Adha jatuh pada Rabu Kliwon, 23 September 2015. "Muhammadiyah sudah memutuskan karena ijtima akhir Ramadhan akan terjadi pada hari Kamis pukul 08:26, dan waktu matahari terbenam pada hari itu bulan belum terbeban sempat ada di atas ufuk, berada di ketinggian sekitar 3 derajat," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Bila bulan dapat terlihat pada ketinggian lebih dari dua derajat di atas ufuk, maka keputusan Idul Fitri dari pemerintah akan sama dengan keputusan Muhammadiyah. Din berharap agar perbedaan pendapat ini tidak dibesar-besarkan. "Ini jangan dibesar-besarkan, Insya Allah umat bisa menerima," pungkasnya.

Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1Dg999c

Tidak ada komentar:

Posting Komentar