
Insiden intoleransi yang terjadi di Tolikara, Papua, terhadap umat muslim menuai simpati dari umat muslim lain di berbagai daerah di Nusantara. Pada hari Senin, 20 Juli 2015 kemarin, tokoh-tokoh Islam berkumpul dan sepakat membentuk sebuah komite yang memperhatikan umat muslim Tolikara. Komite itu diberinama Komite Ummat Untuk Tolikara, atau yang disingkat dengan Komat. Bergerak cepat, kepengurusan pun dibentuk, termasuk Tim Pencari Fakta yang telah berangkat ke Tolikara. (Baca juga:
Tim Pencari Fakta Hari Ini Terbang ke Tolikara dan
Ini Doa Ustadz Fadlan Garamatan Saat Berangkat ke Tolikara) Berikut ini susunan kepengurusan Komite Ummat Untuk Tolikara
Susunan Pengurus KOMITE UMMAT (KOMAT) Tolikara : Majelis Syuro; - Prof. DR. Didin Hafidhudin Msc. (Ketua) - Dr. Hidayat Nurwahid - K.H. Arifin Ilham - K.H. Yusuf Mansyur - Prof. Dr. Aries Muftie -Seluruh peserta rapat yang telah tanda tangan di pertemuan AQL tgl 20/7/15 - Tokoh ummat yang bersedia bergabung. PENGURUS HARIAN : - Ketua: Bachtiar Nasir Lc.MM - Wakil : Muhammad Zaitun Rasmin - Sekretaris: Haikal Hasan - Bendahara: - Nur Efendi - Irfan Syauqi Beik - Koordinator TPF: Fazlan Garamatan - Juru Bicara: Mustofa B Nahrawardayadan - Jaringan media: Adnin Armas - Advokasi : Jeje Z
Sumber : Kabar Umat http://ift.tt/1KiQnTz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar